Pergilah Sie…

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Wa Rojiun…Ingin sekali kukatakan padamu sekalian, kawan, Tak ada yang abadi…sassie

mengenang Sie, sahabat Blogger saya yang tercinta.

akan saya catat disini posting terakhirnya dan saya akan selalu kenang keajaiban hatinya…

###

Catatan tertinggal…

Dear pinky… Sie pengen curhat nih..
Sepanjang hari ini banyak kejadian yang buat mood sie naik turun..dari yang hepi berubah jadi sedih dari yang tertawa sampai menangis..lalu tersenyum lagi..

Tapi swear deh pink..sie masih waras dan belum gila he he..tuh kan bisa tertawa..

Sebenernya bahagia itu seperti apa sih pink? Semua orang pasti beda konsep bahagianya..
Sie sendiri kadang merasa bingung mau bahagiaaa ajaa kok susaah banget rasanya ..

Sebenarnya dimana sih letak kebahagiaan??..

Ada sebuah kisah tentang kebahagiaan ini.. Dulu katanya pada suatu waktu Tuhan memanggil Tiga malaikat sambil memperlihatkan sesuatu..

” ini namanya kebahagiaan..sangat bernilai dan diperlukan oleh manusia..simpanlah disuatu tempat yang manusia sendiri akan menemukannya..

jangan ditempat yang terlalu mudah sebab nanti kebahagiaan ini akan disia siakan..tapi jangan pula ditempat yang sulit sehingga tidak bisa ditemukan oleh manusia..

dan yang paling penting letakkan kebahagiaan itu di tempat yang bersih..

Lalu malaikat turun kebumi untuk meletakkan kebahagiaan,tapi dimana meletakkannya?

Malaikat pertama mengusulkan meletakkan di puncak gunung yang tinggi tapi yang laen gak setuju..

Malaikat kedua mengusulkan meletakkan di dasar lautan, usul inipun kurang disepakati.

Akhirnya Malaikat ketiga membisikkan usulnya dan langsung sepakat.

Malam itu juga ketika semua manusia sudah tidur ketiga malaikat turun dan meletakkan kebahagiaan.

Sejak hari itu kebahagiaan manusia tersimpan rapi di tempat itu.

Dari hari kehari, tahun ke tahun manusia terus mencari kebahagiaan.. semua ingin menemukan kebahagiaan..semua ingin bahagia..tapi dimana menemukannya??

Ada yang mencari sambil mendaki puncak gunung, kepantai, ketempat sunyi, dikeramaian,ditempat tempat hiburan dan tempat tempat ibadah…

Semua orang berusaha mencari kebahagiaan disana sini..

Pernikahan misalnya selalu dihubungkan dengan kebahagiaan, orang seakan beranggapan jika belum menikah gak akan bahagia, padahal semua orang juga tau kadang menikah tidak menjamin orang bahagia..

Juga kekayaan..seringkali dihubungkan dengan kebahagiaan, alangkah bahagianya kalau bisa punya ini punya itu, beli ini beli itu, tapi ketika kita sudah memilikinya kita tau kalau benda itu ternyata tidak memberi rasa bahagia..

Kita semua ingin menemukan kebahagiaan,yang diletakkan ketiga malaikat secara rapi..

Tapi dimana mereka meletakkannya??dimanakah tempatnya?

Bukan dipuncak gunung seperti usul malaikat pertama, bukan pula didasar lautan seperti usul malaikat kedua, melainkan tempat yang dibisikkan malaikat ketiga..

Pinky tau gak dimana?? Apa pendapat kamu tentang itu?? yang sampai sekarang sie sendiri belum menemukannya secara utuh..

Lalu apa sie harus berhenti menemukannya?
Tapi dimana ? Can u tell me..where is happyness ??

fyuuuhh…
Sering ngerasa miris sama kecilnya diri sie sendiri..dan sangat takjub dengan rencana Allah yang sangat sangat mengagetkan dalam hidup sie..

Kejadian kejadian dalam hidup yang bener bener buat sie berfikir
Mungkinkah ini jalanNya ? jalan yang entah bermuara dimana..

Semua terjadi begitu aja.. semua udah ada didepan mata lengkap dengan tawa,air mata,kesedihan,kekecewaan,kesakitan,kesepian dan kesendirian juga senyuman..

Apa ini suatu kebetulan ya pink?
Bahkan untuk bertemu dengan sahabat yang dengan tiba tiba menyapa dengan kalimat sederhana ”hai sassie”

lalu sahabat tersebut tiba tiba menjadi orang yang selalu diharapkan..

Dan tiba tiba pula sahabat tersebut berubah 180 derajat dari apa yang selama ini di bayangkan, menjadi begitu asing dan sulit dipercaya sahabat bisa berubah menyakiti sahabatnya sendiri..

I’ll never know what happen next.. bahkan untuk sesuatu yang dibilang kebetulan..
karena mungkin sebenernya dalam hidup gak ada kebetulan ya pink..
yang ada hanyalah persimpangan yang mesti dipilih…dijalani…dan ditafakuri..

Hhhhh…ya Tuhaaaann..sesaaaak bangeeett….

Pada akhirnya sie menyimpulkan sendiri kalo letak kebahagiaan itu adanya pada hati yang bersih dan selalu bersyukur.

Cuma dengan hati yang bersih dan selalu bersyukurlah kita baru bisa merasakannya..
Bersyukur atas apapun yang kita terima..
Susah senang, sedih gembira ,sehat dan sakit..Syukuri dan nikmati aja

Sie bersyukur karena Allah masih kasih sassie kesempatan untuk terus berupaya memperbaiki diri sampai hari ini ( mudah mudahan masih dikasih umur panjang )

Bersyukur atas semua cobaan hidup dan pengalaman yang sudah menjadi TAKDIR sassie ( semoga tambah kuat )

Bersyukur selalu diberi kesadaran bahwa hidup ini sangat berharga.. sekalipun didunia ini sassie cuma numpang lewat..

Tapi sie mau meninggalkan jejak kenangan biar semua tau kalau sie pernah ada disini dengan segala ketidak sempurnaan dan keinginan untuk terus berjuang sampai akhir dan menjadi baik..

Semoga bisa terwujud..Amien..

Doakan ya pink..
Saat ini sie cuma ingin menyimpan semuanya dalam hati dan fikiran yang bersih…

Tafakur dan selalu bersyukur..
Alhamdulillahirobbal alamin..

PS:
Diambil dari catatan harian yang tertinggal..
Sebuah renungan untuk diri sendir

Iklan

Terima Kasih Buat tuan Putri Siti Fatimah Ahmad

Assalaamu’alaikum Tuan Randu Alamsyah.

Lama juga tidak kemari. Datang untuk menghantar pesan dan undangan khas dari jauh.

TAHNIAH diucapkan kepada tuan Randu kerana telah dipilih sebagai penerima award bagi kategori musim pertama AWARD 1 LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI.

Dengan hormatnya, saya mempersilakan tuan Randu menerima kelima-lima AWARD tersebut.

Makanya, didahului dengan ucapan terima kasih kerana sudi menerima undangan ini. Ke hadrat Allah swt didoakan kesejahteraan dan kebaikan melalui curahan ilmu dan tulisan yang boleh dimanfaatkan.

Saya menanti kehadiran tuan di sana. Salam penuh takzim dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Bangi, Malaysia

###

Tak mungkin saya katakan : “Minta mentahnya saja…”-karena memang saya tidak sesopan itu, jadi yang saya bisa katakan  hanyalah Terima Kasih untuk Tuan Putri Siti Fatimah Ahma atas Award ini. Saya juga telah berkunjung ke Site-nya Tuan Putri dan membaca sanjunganTuan :
RANDU ALAMSYAH : Sahabat blogger yang pemalu ini (tak tahu betul atau tidak) menamakan blognya sebagai Bilik Sunyi Randu Alamsyah.  Blog Tuan Randu (saya tahu beliau masih muda lagi, tapi disebabkan awal ziarah beliau ke blog saya dengan wajah seorang “veteran” menjadikan saya perlu menghormati gambaran itu. Ya.. terlekat nama itu sehingga award109-sitifatimah3sekarang dan saya senang menggunakannya) menjadi pilihan saya kerana sesuai dengan setiap luahan seni yang dihasilkan dari hati dan mindanya sehingga menjadikan  coretan tulisan beliau begitu semyentuh jiwa saya yang sentimental dan sensitif ini. Rasa kesunyian yang dilahirkan melalui kata-kata bisu yang dipaparkan ke skrin maya, memberi satu ilustrasi yang membawa pembaca turut terheret sama ke dalam dunia sunyinya. Kadang kala kesunyian itu dikejutkan dengan kelucuan yang menyenangkan tanpa perlu menyiksa batin seseorang untuk memahami apa yang ada dalam fikirannya.  Terima kasih kerana sudi berziarah ke blog saya. Namun kini…apakah kesunyian itu kadang kala menghalang untuk melontarkan kata-kata dari seberang ke laman ilmu saya? THANKS FOR BEING MY FRIEND.

###

Ampun Maaf kalau saya dirasa tidak pernah lagi berkunjung kesana, tapi entah bagaimana bahasa malaysia-nya,  saya telah mencoba  beberapa kali berkunjung dan meninggalkan pesan di laman Tuan Putri, namun tak ada apapun yang muncul, entah menunggu moderasi atau entah komputer di kantor saya (saya udah ngantor sekarang, bukan di warnet lagi) yang memang bandwith-nya dibatasi.

Tapi anehnya ke situs yang blogspot dan kadang ke situs wordpress tertentu , komentarnya bisa kelihatan. saya hanya bisa garuk-garuk kepala tentang keanehan ini. Untuk itulah melalui posting ini, saya minta maaf kepada semua teman blog saya yang tidak pernah lagi saya kunjungi seperti hajriansyah, Pak Ersis, HE Benyamine, dan masih banyak lagi.

Hal ini sudah lama ingin saya jelaskan kepada teman-teman lain. moga-moga bisa mengerti.

Untuk Tuan Putri siti Fatimah Ahmad, sekali lagi maaf kalau saya tidak pernah meninggalkan pesan di laman Tuan Putri, tapi saya sering koq berkunjung-kunjung kesana walaupun tanpa seusappun menyentuh keindahan laman anda. Thanks for Everything.

Kalau ada umur panjang dan kesempatan serta kelonggaran, ingin sekali saya mengajak  Sandi Firly juga Hajriansyah  ke Bangi, untuk menjenguk Tuan Putri serta keluarga.

Hanya Allah tempat saya  berteduh,  dan kembali kepadanya jualah segala urusan.

Wassalam


Nasihat di masa kecil

Kita para tukang hitung, tukang prediksi, ahli nujum, dan para pakar, boleh – boleh saja meramalkan siapa mendapat berapa, siapa mendukung apa, berapa akan kemana, tapi kemudian kita juga boleh mencak-mencak dan misuh-misuh  karena memang semuanya Unpredictable dan seringkali Unbelievable.senja1

Hari-hari bagai siluman dan manusia hanya bisa memegang angin. Terbuktilah sudah, bahwa tidak ada yang pasti, semuanya gelap. Segelap hari-hari yang membayang di depan para calon yang kalah. Mungkin hutang, mungkin kehormatan.

Jika anda telah mengeluarkan uang yang banyak hanya untuk membeli kekalahan dan penderitaan hari tua dan pandangan geli orang lain kepada anda, apa yang anda butuhkan ? Kebesaran jiwa ? ketahanan hati ? Yah begitulah, nasihat itu tak pernah berubah sejak masa kecil anda yang berlari-lari menuju surau dengan sarung melilit dan kopiah kebesaran  saat angin sore bertiup di pengajian dulu. Nasihat pak imam yang berkata kepada anda, ”  dunia ini bagai air laut, nak. semakin kau minum semakin haus. selesaikan dulu dunia di hatimu, nak, niscaya kau tak ‘kan dahaga selamanya…”

Andrea Hirata

andrea1Wallahu A’lamu, dalam seperempat abad umur saya, tidak banyak novel yang telah saya baca. Diantaranya hanyalah Dibawah Lindungan Ka’bah, Ayat-Ayat Cinta, Rumah Tumbuh. Selain itu ada Davinci Code dan Benim adim kirmizy(My name Is Red), hasil pinjaman dari sobat gaul, sandi Firly, juga Jazirah Cinta yang katanya novel terbaik milenium ke-2 ini.

Tapi, diantara karya – karya besar itu, bagi saya, Novel Laskar pelangi dan kawan-kawannya itulah yang menjadi The Very most totally favourite book sepanjang masa.  setiap saya membacanya, selalu ada yang baru dan berbeda. Terbuat dari apa tangannya si Andrea Ikal itu ? Bisa-bisanya bikin karya dalam begini.

buku_jazirah_cintasetiap Metafora-metafora, ironi, hiperbola, dan deskripsi dari setiap karya Andrea sanggup  melempar saya ke bangku kelas II SD untuk belajar lagi menulis, EYD, dan majas – majas tingkat dasar.

Diberkahi Tuhanlah Andrea itu. Anak siapa beliau itu ? Pastilah yang membesarkannya bukanlah ketua partai politik. Buktinya anaknya bisa bersinar luar biasa.

Kalau masih bisa jalan, jangan makan !

Waktu masih nyantri di pondok Kencong, Kediri sana, Yang Dirahmati Allah, Kyai saya Mbah Zamroji, pernah berpesan kepada kami santri-santrinya. “ Ora osah poso-posoan, tapi le tasih saget mlampah, yo ojo mangan…”

terjemahan bebasnya begini : Ga usah kalian banyak-banyak puasa, tapi kalau masih bisa jalan, jangan makan dong..

Nasihat yang pernah membuat saya merinding ini, saya lakoni waktu itu. Selain karena mengamalkan perintah guru, juga karena memang saya tidak punya kemungkinan lain. Gampangnya posisi saya waktu itu : Sendiri, tanpa keluarga, tanpa kiriman uang, tanpa kerja. Walhasil untuk makan waktu itu saya “nyusu” langsung ke Tuhan.

Setahun di Kencong, menjalani tirakat berbahaya, badan saya kurus kaya sapu lidi. 3 hari tidak makan cuma minum, apakah anda masih bisa jalan ? bisa ! kalau bisa lanjutkan 4 hari, 5 hari, 6 hari dan seterusnya sampai ga bisa jalan.

Saya akui pertama kali menjalani saya jatuh pingsan pada hari ke dua, tapi dasar bandel, pas siuman saya terusin aja. Lama – lama perut akhirnya ga bergantung lagi dengan makanan. Nah Lho! Kunang – kunang di mata hilang. Badan ringan.Mimpi Rasulullah.Saya merasakan ada yang runtuh di diri saya. Ada benteng yang jebol, dan saya mulai bisa mendengar suara dari kesunyian.

Klimaksnya, ketika saya pulang kampung ke Sulawesi. Cuma disangui teman saya rokok Ardath sebungkus dan uang lima ribu perak. Saya berjalan kaki dari Kediri sampai Pulau Banggai, Sulawesi tengah. Demi Allah, Modal saya cuma rokok dan lima ribuan.

NB : ” Adegan ini jangan ditiru di rumah, karena cuma dilaksanakan oleh artis profesional”

Ha..ha..ha..