Denaya Lesa

SAya punya teman baru. Namanya Astrid Denaya Lesa. Orangnya Cantik. Ia baru duduk di bangku kelas 2 SMP. Ia sekarang menjabat Public Relation-nya Pak Rohedi,Founding SMT( Stable Modulation Technique) Mujaddid pemecah teknik persamaan differensial.

 Denaya, Masya Allah, Semuda itu telah pula merepotkan Forum – forum ilmiah di luar negeri dengan komentar dan posting-postingannya. Saya ga ngerti sama sekali dengan matematika, tapi saya tahu ada dahi – dahi yang berkernyit di luar negeri sana membaca komentar dan sanggahan  dari cewek ajaib ini.

Apa yang ada di benak anda ? Anda ingat Lintang-nya Laskar Pelangi ?

 Seperti remaja kebanyakan, Denaya juga menggandrungi internet. hanya saja ia menapakkan jejak – jejaknya di dunia maya dengan menjalin  korespondensi dengan seorang Dosen Teknik mesin di Universitas South of Florida, Prof. Autar Kaw, Penerima anugerah Dosen terbaik ke-07 sebenua amerika.

 Ditengah kegeraman saya kepada bangsa yang saat ini sedang melakukan holocaust di palestina, harus saya akui bangsa yahudi adalah kiblatnya sains dan teknologi. mereka memiliki orang – orang jenius yang mengusung kejayaan bangsa Yahudi. Saya selalu berharap di kalangan kaum muslimin akan lahir ilmuwan – ilmuwan yang bisa mematahkan teorema – teorema bangsa yahudi yang telah menjadi Platform Sains dunia.
Saya berharap banyak kepada Denaya.

 Demikian. Posting ini adalah penghargaan untuk Para Saintis seperti Denaya dan pak Rohedi. merekalah Bintang – bintang yang berparade di sejarah peradaban manusia. Merekalah Penyeimbang Bagi orang – orang bodoh seperti saya untuk tetap tak jatuh dari timbangan.

Untuk Mereka, Saya angkat kupluk tinggi-tinggi.

 

 

160 pemikiran pada “Denaya Lesa

  1. @Om Randu,
    Makasih banget om..atas cerpennya. Denaya bener-bener tersanjung. Denaya kan ndak jelek-jelek amat ya om?

    @Pak Suhadinet.
    Pak Rohedi orangnya baik koq Pak. Saya perhatikan beliau selalu sibuk njawab imel dari kolega-koleganya. Siapa tahu Pak Suhadi pengirim imel ke-1000 via contact us rohedi.com. Beliau pernah bilang si”pengimel” itu akan disertakan dalam publis formula nilai pangkat sembarang dari sembarang bilangan, tentu bertiga dengan saya, he he he. Misalnya untuk ngitung pangkat 1/5 dari 30+5j tanpa kalkulator, j akar -1, dan tanpa memakai dalil de Moivre dan metode numerik (maaf yang ini denaya nyontek tulisan papa).

    @untuk kawan-kawan semua,
    Ini tulisan penutup Th.2008 dari Pak Rohedi yang beliau posting di kolom komentar penulislepas.com. Papa Rohedi pasti senang kalo ntar saya ceritakan tentang ini semua.

    Denaya mohon diri dulu, besok masih ada UAS.

    Salam,
    Denaya.
    %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

    Rohedi tertipu Ilmuwan Yahudi
    Komentar saya ini barangkali artikel pertama di muka bumi yang mengusik kunci sukses Kejayaan Kaum Yahudi.

    Memang benar bahwa sebagian besar peletak dasar basic sains itu adalah Ilmuwan-ilmuwan yang berasal dari kalangan Yahudi. Bahkan kita kaum Indonesia jangan memungkiri kalau pengembangan Teknologi yang kita nikmati hingga saat ini juga dikuasi oleh kaum Yahudi. Bagaimana kiprah kaum Indonesia ke depan?

    Salah satu kunci sains dunia ada pada teorema Pythagoras. Saya meyakini kalaulah sebagian besar dari visitor penulislepas.com ini, dan bahkan para pembaca dari komunitas lainnya hanya tahu rumus Pythagoras itu untuk menentukan panjang sisi miring segitiga siku-siku. Padahal sejatinya tidak untuk itu saja, rumus panjang siring (baca sisi miring) segitiga siku-siku itu sangat krusial perannya dalam pengembangan ilmu diferensial dan persamaan diferensial. Apa produk yang dihasilkannya? Tentu yang berkait langsung adalah teori relativitasnya Pak Einstein, sedangkan yang tidak berkait langsung adalah formula Planck untuk radiasi benda hitam (black body radiation) sebagaimana yang saya paparkan di alamat-alamat berikut: http://rohedi.com/content/view/32/1/,
    http://rohedi.com/content/view/34/26/, dan
    http://rohedi.com/content/view/33/26/.

    Lantas apa yang akan saya usik? memangnya teorema Pythagoras itu salah? Kalau hanya untuk menghitung panjang siring segitiga siku-siku jelas tidak ada yang salah. Fakta ini diperkuat oleh info dari ariaturns.wordpress.com yang bahwa hingga kini dunia memiliki 79 cara berbeda untuk membuktikan rumus siring sakti itu. Adakah salah satu diantara pembukti teorema Pythagoras itu yang berasal dari kaum Indonesia? Insya Allah tidak ada.

    Pythagoras memang filosof besar. Rumus sederhana yang beliau lontarkan telah memaksa bangsa china berpikir lebih dari 1000 tahun untuk membuktikan yang pertama kalinya di dunia ini. Umat Islam tempo dulu menyebut Pythagoras pemimpin kaum Bahay, yang konon terlahir di sekitar 500 tahun sebelum kelahiran Almasih. Siapa kaum bahay itu? mereka adalah kaum pemuja angka 19 (tapi maaf bukan dewa 19) seperti yang saya sitir di http://math152.wordpress.com/2008/10/20/srinivasa-ramanujan/#comment-212, ketika mengomentari kegeniusan Srinivassa Ramanujan seorang matematikiawan India.

    Namun, apapun kehebatan suatu teorema tentu ada kelemahannya. Apa kelemahan teorema Pythagoras itu? Kelemahannya hanya satu. Ia telah menipu saya (baca:Rohedi), karena setelah Rohedi menemukan Teknik Modulasi Stabil (baca:SMT) pemecah teknik baru pemecah persamaan diferesial biasa orde 1, ternyata Pythagoras telah meletakkan kesalahan besar, karena formula tangent yang kita kenal selama ini tan(t)=sin(t)/cos(t) tidak konsisten dengan formula tangent produk SMT tan(t)=sin(2t)/[1+cos(2t)] untuk sudut 90 derajad, karena untuk t=pi/2 menghasilkan kesamaan “1/0=0/0”. Lalu apa hubungannya dengan upaya mengantipasi dampak global warming? Insya Allah ada, karena SMT telah meng-create Formula baru untuk radiasi benda hitam (baca:Formula Planck Baru) yang lebih lengkap dalam memetakan spektrum pancaran gelombang elektromagnetik yang betugas mengangkut panas matahari ke tempat tinggal kita. Silahkan anda baca paparan saya di bawah ini.

    Pesan yang saya sampaikan ke depan marilah kita
    anak bangsa Indonesia mensinergikan pemikiran dalam meng-explore metode baru sebagai terobosan dalam memecahkan berbagai persolan sains yang belum terpecahkan hingga saat ini. Diakui atau tidak Rohedi telah memulainya dengan tidak bosan-bosan memposting komentar di website matematika terkenal di mancanegara tertama yang bermarkas di USA. Mempublikasi ke Jurnal ilmiah secara resmi? tentu itu cara elegan bagi seorang akademisi. Lalu mengapa belum dilakukannya untuk mempublikasikan SMT itu? Sabar, sebagai penemuan, SMT sudah terpublikasi via jurnal LOKAL dan itupun Jurnal di Kantor saya sendiri, namanya Jurnal Fisika dan Aplikasinya (JFA) yang diterbitkan oleh Jurusan Fisika, FMIPA-ITS Surabaya pertiga bulan sekali. Dengar-dengar Rohedi akan mempublikasi aplikasi SMT secara resmi ke Jurnal kelas wahid di dunia segera setelah metode itu berikut Rohedi’s formulanya booming duluan di International Sciences community. Menulis Buku? wah itu sudah satu keharusan, tapi tentu tidak akan saya buat asal-asalan. Mohon doa restunya, semoga segala sesuatunya berjalan sesuai rencana dan satu hal senatiasa mendapa ridho Allah SWT, sehingga kelak membarokahi siapa saja yang menggunakan dan mengembangkan metode SMT tersebut.

    Ini isi posting yang saya maksudkan:

    “Aplikasi dahsat matematika dalam sains memungkinkan penemuan besar sebelum kita memiliki teknologi untuk mengujinya secara empiris (Teori relativitas Einstein adalah contoh yang terkenal). Dan ia adalah contoh mengapa matematika tidak hanya untuk matematikiawan”

    Kutipan di atas adalah Pernyataan Prof.Nowak sebagaimana dipaparkan oleh Mr.Kuang01 yang diposting di Doing Mathematics, Math in the World,
    Math and the Origins of Life
    As a follow up to Elena’s post on symmetry in evolution, I saw this interesting article in the most recent issue of the Scientific American:
    Sumber:http://www.sciam.com/ article.cfm?id=can-math-solve- origin-of-life

    Responses
    1. By: rohedi on December 29, 2008 at 1:04 pm

    Oke, Saya setuju dengan anda Mr.khuang01, dan begitu pula pada Prof.Nowak atas penyataan beliau tentang betapa pentingnya peran matematika dalam menjelaskan berbagai gejala (baca:fenomena) alam. Kita harus ingat bahwa model matematika yang lazim digunakan untuk maksud itu adalah persamaan diferensial, baik yang bertipe biasa (mahasiswa menyebutnya persamaan diferenial biasa atau PDB, maupun yang bertipe parsial (yang dimaksudkan adalah persamaan diferensial parsial). Saya yakin, walaupun sudah tersedia beberapa metode pemecah persamaan diferensial yang telah mapan, tetapi kita tetap perlu mengembangkan metode alternatif, dengan harapan ia memberikan solusi bentuk lain yang lebih sempurna dalam menjelaskan suatu fenomena. Di sini saya tampilkan dua contoh yang layak untuk didiskusikan lebih lanjut.
    Pertama adalah Persamaan Diferensial (baca : PD) arctangent yang berbentuk :

    dy/dt=1+y^2

    Kita tahu bahwa solusi PD arctangent untuk nilai awal t(0)=0 and y(0)=0 adalah fungsi tangent, yaitu y(t)=tan(t) atau y(t)=sin(t)/cos(t). Namun bila PD arctangent itu dipecahkan dengan metode SMT (kependekan dari Stable Modulation Technique) yang akhir-akhir ini saya posting pada alamat ini:

    http://eqworld.ipmnet.ru/ forum/viewtopic.php?f=2&t=34&start=20,

    saya dapatkan solusinya dalam bentuk :

    y(t)=sin(2t)/[1+cos(2t)] ,

    Tentu anda harus bisa membuktikan bahwa kedua fungsi tangent itu sama. Namun untuk t=pi/2 anda akan menghadirkan kesamaan 1/0=0/0. Nah, sehingga semisal teori L’Hospital tidak ada hingga kini, maka kita akan sepakat kalau matematika itu juga tidak eksak, bukan?

    Contoh PD kedua adalah persamaan diferensial Bernoulli atau yang lebih populer dengan sebutan PD Bernoulli, yaitu

    dy/dx+Py=Qy^n, for n ≠ 1

    Jika anda memecahkan PD Bernoulli untuk nilai awal x(0)=x0 dan y(0)=y0 menggunakan cara linearisasi, maka anda akan mendapatkan Rohedi’s Formula I berikut :

    y(x) = 1/[(1/y0^(n-1 )-Q/P )e^{P(n-1)(x-x0)} + Q/P]^(1/(n-1))

    Namun SMT yang berdasarkan pada prinsip modulasi gelombang itu memberikan solusi dalam bentuk Rohedi’s Formula II berikut :

    y(x)=[(P/2Q)^1/(n-1)][1+tanh(- P(n-1)(x-x0)/2 +atanh((2Q/P)y0^(n-1) -1) ) ]^1/(n-1)

    Selanjutnya jika kita gunakan kedua Rohedi’s Formula itu untuk memecahkan model persamaan diferensial “energi dalam” radiasi benda hitam (black-body radiation) sebagaimana dijelaskan di http://rohedi.com/content/ view/31/26/, Rohedi’s Formula I menghasilkan Formula Planck untuk radiasi benda hitam yang telah kita kenal selama ini, yaitu :

    U(T) = ћω / [exp(ћω /kT) – 1]

    Namun, formula kedua menghasilkan formula Planck yang baru yaitu :

    U(T) = 0.5 ћω [ tanh{0.5ћω /kT – iП/2} – 1]

    Anda tahukan, manakala Pak Einstein memverifikasi fenomena radiasi benda hitam itu menggunakan sekumpulan penggetar harmonis? Formula Planck yang lama hanya dapat menjelaskan kita nilai beda energi antar dua tingkat tenaga suatu penggetar harmonis sebesar ћω. Namun formula Planck yang baru tidak saja memverifikasi bahwa energi terendah penggetar harmonis itu senilai 0.5 ћω, tetapi juga menjustifikasi bahwasanya penggetar harmonik yang terlibat dalam penjelasan radiasi benda hitam itu sangatlah banyak jumlahnya, yang diketahui dari hadirnya П/2 sebagai representasi dari nilai beda fase antar dua tingkat energi yang berdekatan.

    Tentu saja U(T) di atas adalah energi internal radiasi benda hitam dalam kesetimbangan. Pertanyaan berikutnya berbentuk apa untuk keadaan di luar kesetimbangan? Saya berikan informasi bahwa tedapat kemungkinan pengerahan gangguan luar terhadap representasi PD dari Formula Planck baru tersebut.

    Dengan fitur yang spesial ini, saya percaya bahwa formula Planck yang baru kelak dapat digunakan tidak saja untuk menjelaskan bagaiman cara mengatasi dampak pemanasan global, melainkan dapat digunakan dalam eksperimen pembangkitan gelombang yang kecepatannya dapat diatur.

    Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk anda sekalian.

    Terima kasih atas perhatiannya. Mohon koreksinya bila terdapat kesalahan.

    Salam
    Rohedi.
    %%%%%%%%%%%%

    Paparan di atas sekaligus mewakili visi saya dalam menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang bermartabat dalam hal keilmiahannya sehingga dapat berkontribusi dalam menjadikan kehidupan ini menjadi lebih baik.

    Akhirnya dari saya Ketua ROHEDI LAboratory Surabaya

    ” Selamat Tahun Baru 2009 ”

    Mohon maaf bila ada yang tidak mengkenankan.

  2. @buat bapak2 jamaah om Randu,

    Doakan diskusi di sana berlanjut, karena itu tugas Denaya promosiin formula perhitungan akar sembarang dari sembarang bilangan yang ditawarkan 1T.

  3. @ visitors om Randu

    Sekali lagi macasih atas supportnya.

    @SIge

    Gile, om SIge ikutan ngejek paguyuban Guru di Amrik. Eits jangan berhenti di situ, om SIge search di google, Denaya jamin om akan bangga dengan om sendiri. Hayo kawan-kawan ikuti jejak om Randu dan om SIge ngisi comment di web manca negara. Kalo perlu buru terus dimana alamat papa rohedi dan ane posting.

  4. Biasanya abis papa ngasih comment, giliran Denaya ngomporin kayak yang di alamat ini :

    http://totient.wordpress.com/2008/03/19/a-funny-derivation/#comment-21

    Tapi ya begitu, abis kami ngasih comment, visitor web mereka pada tiarap. Beda ama di blognya om Randu dan ibu nitasubroto (artikel tulus), malah tambah rame.

    Terus terang denaya bangga jadi putrinya papa Rohedi, bukan karena denaya merasa pinter (ntar ditest sama Pak Suhadi, denaya klabakan), tapi karena caemnya. Papa bilang waktu denaya dalam rahim mama, beliau selalu mengaji Qur’an surat Maryam, he he he…

    Maaf ya om Randu, denaya sekarang handle PR-blognya om.

  5. Om Randu, Denaya jadi ragu nih om. Koq setiap ada comment Denaya, artikel di blog itu selalu menjadi top post. Ntar visitornya hanya penasaran muka denaya dan bukan pada contain postingnya. Bagaimana nih om? apa denaya pensiun dini aja yach?

  6. Denaya Sayangku. Om rela Koq kalo denaya jadi PR di blog ini, untuk sementara gantiin Om ya ngejawab mereka yang penasaran dengan denaya. kan Denaya yang paling tahu dengan Denaya sendiri.Jaangan pensiun dini dong anak manis. banyak orang yang ingin memonitor semua kiprah Denaya di Link-link itu makanya jadi Top Klik.

    tertanda

    Om-nya Denaya

    he..he…he…

  7. http://blueollie.wordpress.com/2008/12/13/how-to-succeed-in-calculus-class-and-why-it-is-worth-it/#comment-30790

    Baik kalo begitu om Randu, Denaya sudah ceritain ini semua sama papa Rohedi. Salam dari beliau untuk semua kawan-kawan. Beliau tidak nyangka kalo ternyata masih banyak orang Indonesia yang mencintai bangsanya dengan tanpa pamrih.

    Oh ya, di alamat di atas. Denaya kasihan banget sama professor Yahudi narasumber blog mathnya paman OBAMA. Beliau sudah bilang I don’t know, tapi terus saja Denaya kejar.

    Ini dulu ya om, nanti denaya tambahin LINK yang berhubungan dengan fee-nya om sebagai PR-nya rohedi.com (yang ini kata papa Rohedi lho om).

  8. Om Randu, tunai sudah tugas Denaya, semua kakak-kakak yang memberi spirit buat Denaya sudah Denaya kunjungi blognya. Yang belum masuk, ya mohon ditunggu karena masih in waiting moderation.

    Seneng banget bisa dipercaya sama om. Tapi kenapa ya pertanyaan saya tentang ketidakmampuan Pak Pythagoras ngitung √2 dan √3 itu tak kunjung dijawab?

  9. Denaya juga tidak enak ama blog metrostateatheis. Mereka maunya promosiin Anti Tuhan, ee Top Clicksnya Rohedi’s Formula. Mudah-mudahan ini kemenangan buat kita semua Anak Bangsa Indonesia. Kayaknya mereka berharap kayak kak Sandi juga dech, ndak ada comment baru lagi, ya karena Denaya emang enak dipandang…he he he…loq malah jadi nyombong.

    Baik kakak-kakak, Denaya mohon diri dulu. Papa Rohedi sudah warning waktunya Denaya Sholat.

    Buat om Randu, terima kasih sekalli.

  10. @ Rian Xavier,
    Kak Rian, bagus banget puisinya, spesial buat Denaya ya?

    @ Om Randu,
    Kali-kali kita berjodoh ya om, ini hasil searchnya

    BILIK SUNYI RANDU ALAMSYAH
    Denaya Lesa. SAya punya teman baru. Namanya Astrid Denaya Lesa. Orangnya Cantik. …. randualamsyah di Jazirah Cinta, Gramedia ReadyS… …
    randualamsyah.wordpress.com/ – Similar pages.

    Mat malam,
    Waktuya Denaya bobo dulu…

  11. Continuities
    Using a number line? • Will a calculator help? • What tools will you need? … Ladybug on Geometry before Algebra? randualamsyah on Using the tools …
    continuities.wordpress.com/ – Similar pages

    Btw, om Randu ini benernya novelis ato pakar matematika ya? Koq berita di Amerika simpang siur? he he he congratulation ya om.

    Omong-omong apa tante tidak marah avatar om gandengan ama Denaya terus.

    Okay, dilanjut besok pagi ya kawan-kawan semuaya..

  12. Ass.

    Nah ini namanya 2 + 4 = 204, yang tidak percaya silakan hitung kembali.

    Sukses untuk Denaya, dan tanya sama Om Randu apa punya SIM, kecuali Om Randu membenarkan penjumlahan di atas.

  13. @randualamsyah

    Wah, jadi ngrepotin om randu aja nih,

    Berarti om randu tulus dong promosiin Denaya.

    Sepulang mancing, Denaya ndak sabar kudu buka blog om randu. He he he…avatarnya berjejer lho.

    Om randu kalo baca yang ini pasti dong tambah gerem ama bangsa yahudi,

    http://ariaturns.wordpress.com/2008/12/24/bahkan-euler-sekalipun-pernah-salah/

    ya tinggal nunggu waktu aja om. Papa bilang sekarang era cybernet, jadi dipublish tempat yang ramei aja.

    Denaya nanti lho komentar om randu, ya berdasar naluri saja. Meski Denaya baru kelas 2 SMP tapi ngerti koq om maksud papa Rohedi.

  14. Tampang caem Denaya juga terpampang di Polandia, yang di alamat ini lho om randu

    http://masteranza.wordpress.com/2008/06/26/geometry-no1-theorem/

    Nah, Pak Masteranza ini pernah Juara Olimpiade Mathematics. Beliau rajin imel ke Denaya. Tapi Denaya kan masih kecil, belum kepikiran pacaran. Denaya lebih bangga bantuin besarin blognya Om Randu. Emang aslinya novelis sih. Tapi blognya bo…Isnyaallah jadi rujukan permatematikaan Indonesia. Kecuali kalau posting link ke math web itu om randu reject, ya bisa berubah petanya. Bagaimana menurut om Randu?

  15. Jangan di block lah avatar pengomennya om Randu. Mereka kan pada pengin pose sama Denaya. Tapi barusan sudah saya save koq om Randu, yang terpampang cuma avatarnya Denaya. Nah sekarang buka kembali dong..Denaya cuma bercanda pengin ngukur kesetiaan om Randu pada Denaya. Sekarang 100% percaya dech..

  16. Maaf om Randu,
    Barusan denaya kenalkan blog om ke metrostateatheists, ya meraka biar tahu kalo aktivitas agama mereka juga di pantau di blognya om Randu.

    Ini postingnya di comment ke 18.

    Denaya Lesa Says:
    January 11, 2009 at 9:01 am

    Hi all,

    This address https://randualamsyah.wordpress.com also links to this metrostateatheists.wordpress.com.
    Please visit to one of the blog in Indonesia. Thx.

  17. @adieska

    Kakak, barusan Denaya sudah singgah ke blog kakak. Ini pesannya.

    Hi kak adieka, ini Denaya dah datang visit ke blog kakak.

    Oh ya saya pinjam webnya papa Rohedi, boleh di link koq. Ya barangkali visitor blog kakak pengin nyobain gimana caranya pusing.

    Da kakak adieska.
    Denaya.

  18. Om Randu dan kawan-kawan belun tahu ya kalo yang diposting di eqworld.ipmnet.ru itu ada yang hebat lagi?

    Ini alamatnya kawan-kawan,

    http://eqworld.ipmnet.ru/forum/viewforum.php?f=3&sid=c81b53696f09feb5a21f3d1188bf8ff1

    Di situ terihat bagaimana respon dunia pada hal-hal yang baru. Tapi ya ituh challengenya selalu dicuekin. Padahal kata papa Rohedi, dari persamaan yang “itu” semua ilmu pasti yang ada dapat dijelaskan cukup dengan satu cara.

    Denaya kecewa sama papa Rohedi, ndak mau ambil S3. Kenapa pa? beliau terlanjur banyak menemukan. Ya tinggal nunggu waktu untuk debat di MIT saja katanya.
    Untuk ego yang satu ini terus terang Denaya benci banget sama papa.

  19. Nah yang di alamat ini posting papa Rohedi tentang basic Nano Technology,

    http://eqworld.ipmnet.ru/forum/viewforum.php?f=4.

    Papa bilang di penulislepas.com persamaan chini itu meski diselesaikan secara keroyokan oleh Paguyuban Doktor dan Professor Indonesia yang dikorlapi Prof.BJ.Habibie ya dak bakalan bisa.

    Mengapa pa?

    Kata papa Rohedi, disinilah kegagalan DIKNAS yang selalu mendewakan pendidikan Luar Negeri tanpa pengawasan…

  20. Iya. Om setuju dengan papanya Denaya. Percaya aja dengan anak negeri.Buktinya Denaya ni.
    Untuk mereject ke forum math. Om masih buka- buka referensi ni..he..he..he..
    maklum ga bakat jadi ilmuwan.
    Tapi Om punya Teman yang Ilmuwan Minded, namanya Sandi Firly, kalo itu mah jago..
    salam

  21. yayaya…
    saya ingat pada selirik lagu dari om EBIET G AD nie… tentang denaya lesa… ups…
    selamat tahn baru ya… semoga harapan dapat direngkuh. kapan saya bisa ketemu langsung dengan anda, wahai lelaki penakluk cinta???

  22. Aduh aduh sumpah sie saluut dan terharu sekaligus bangga sama Dena yang memiliki cita cita luhur..
    Sie hanya bisa mendoakan semoga dena selalu mendapatkan kemudahan didalam mewujudkan cita citanya
    Gud Luck ya sistah..
    sassie bangga sama dena
    Salam ^^v

  23. Well, kini saatnya mas Randu mulai melanjutkan menulis sekuel “Jazirah Cinta” dengan “Cinta di Persamaan Diferensial”… Tentu saja tokoh utamanya aku.:mrgreen:

  24. Ass.

    Mohon maaf posting ulang tulisan dalam http://www.mail-archive.com/asosiasi-warnet@yahoogroups.com/msg38297.html

    Bagaimanapun, kita harus bangga jika ada anak bangsa yang “berani bersuara” dan berkarya. Saya mendukung sdr. Rohedi, untuk bukan hanya mempublikasikan karyanya di forum dalam negeri saja. (Seperti selama ini dilakukannya). Tetapi juga berani masuk ke jurnal2 ilmiah internasional bergengsi,khususnya di bidang fisika.

    Rohedi, sebagai ilmuwan lulusan dalam negeri ITS dan UI, perlu mencontoh para senior nya.

    Banyak dosen2 pengajar di UI dan ITS, para doktor dan professor lulusan Jepang, Jerman, AS, dsb. yang sudah lama mempublikasikan karyanya di jurnal2 ilmiah internasional bergengsi. Serta berkarya di kancah internasional.

    Semoga bukan sekedar karya2 lokal, seperti yang selama ini dikemukakan oleh sdr. Rohedi di website nya, (maaf) dengan topik2 yang sudah dikenal oleh
    mahasiswa S1 Fisika/Matematika pada umumnya.

    Saya menunggu karya ilmiah yang hebat dari sdr. Rohedi, untuk bisa dimuat di jurnal2 ilmiah internasional bergengsi.

    Satu lagi, semoga kerendahan hati menyertai sdr. Rohedi, (dimana sikap rendah hati sampai saat ini, secara subyektif belum saya lihat menyertai beliau. Maaf jika saya salah.) Laksana ilmu padi, semakin merunduk semakin berisi.

    Doa dari saya untuk sdr. Rohedi, semoga beliau sukses mengharumkan nama bangsa dan negara kita, Indonesia.

    Saya pasti akan sangat bangga jika beliau berhasil menjadi ilmuwan berkelas internasional yang rendah hati.

    Salam hangat dari Banjarmasin.

  25. Copy paste ya … :
    Saya menunggu karya ilmiah yang hebat dari sdr. Rohedi, untuk bisa dimuat di jurnal2 ilmiah internasional bergengsi.

    itu lho pak yang saya tunggu2. mungkin yang menunggu2 tidak hanya saya tapi yang mengikuti SMT sampai saat ini.

  26. Dear Taufik79,

    Memang benar sebagai ilmuwan harus publish internasional. Namun itu kalau karya advance, dalam artian pengembangan dari karya yang sudah ada.
    Kasus sdr.Rohedi lain dari yang lain, saya pendukung pertama setiap statement-nya, sebab aplikasi basic science sdr.Rohedi sangat erat kaitannya dengan reseacrh group kami dalam dunia optoelectronics dan propagasi gelombang micro spt wifi wireless dan antena satelite.

    Selama ini research group kami menghandalkan analisis secara numerik dikarenakan susahnya memecahkan persoalan PD(Persamaan Diferensial) secara analitis.
    Walaupun hasil numerik yang kita handalkan seperti (FDTD, FDBPM) based on beda hingga (finite difference) namun untuk menjelaskan fenomena lebih detail tetap problem solving analitis kita perhatikan. Setelah menimbang beberapa masukan dari hasil analitis Smart Rohedi’s Formula diuji, dan ternyata good in agreement dengan numerical result kami, maka tertanggal 24 Maret 2008 kemarin research group kami menyatakan semua penemuan Rohedi adalah sangat berharga dan layak untuk diajukan pemenang nobel(sayang untuk bidang matematik tidak ada nobel) atau
    pengangkatan professor HC. dibidang applied mathematics especially in physics(note.bhw Rohedi adalah fisikawan)

    Jika Rohedi mengikuti jejak umum untuk menulis disembarang paper, dikhwatirkan adanya perombakan intelektual oleh kalangan tak dikenal.

    Saran saya buat reader rohedi silakan simak lebih dalam
    http://www.rohedi.com atau http://eqworld.ipmnet.ru/forum

    Besar harapan kami penemuan sdr rohedi mendapat tanggapan serius dari dikti maupun diknas, guna membantu menjualkan aset ilmiah negara tersebut.
    Team kami sudah mencoba menghubungi pihak microsoft maupun matlab company namun masih kami ragukan
    tawaran2 harga yang mereka sajikan.
    Ada beberapa penemuan Rohedi yang mempercepat algoritma
    kalkulasi didalam beberapa metode di Matlab,
    seperti kelemahan metode Newton Raphson dkk.
    Terkhusus buat Rohedi,
    teruskan berjuang, InsyaAlloh suatu saat
    akan ketemu jalannya.

    Salam hangat dan diskusi dari kami,
    Dr.Yono Hadi Pramono,M.Eng
    Graduated from Osaka Prefecture Univ. Japan 2000
    Office:
    Optoelectronics and Microwave Communication
    Physics.Dept fac.of Science
    ITS Surabaya
    email: yono@physics.its.ac.id
    telp.031-5943351
    HP:081230003361
    Flexi:03171547573

  27. Denaya Lesa, Great ! kelas 2 SMP sudah paham mengenai SMT saya aja masih puyeng bacanya, abis belum niat untuk mengerti (ini dia letak masalahnya..heee) tapi terlalu banyak tulisanya disini saya ampe bosan bacanya. Salam kenal buat Denaya, semoga bisa menjadi matematikawati atau fisikawati (karena dia cewek jadi pake wati ntar kalo wanto .. repottt)
    Salut buat Pak Rohedi, jangan menyerah ! Semoga mimpi yang anda cita-citakan tercapai…
    Andrea Hirata aja bisa keliling dunia masa Pak Prof.Rohedi nggak bisa .. heee, chayo !

  28. salam untuk semuanya….
    saya hanya numpang mampir tapi ternyata kok ada anak dosen saya nangkring disini…..
    sekedar curhat,pak rohedi ini termasuk dosen yang agak nyentrik,terlahir di pulau garam (madura) dengan tekad yang luar biasa doktor dan profesor di sekelilingnya-pun tak mampu menjangkau karya dan idenya…..tapi…sayang sekali negara kita dan khususnya dunia pendidikan kurang sensitif akan penghargaan untuk anak bangsanya.
    bagi teman2 yang pernah mencoba program MATLAB,tentu akan meniggalkan program tersebut dan beralih ke program ciptaan rohedi,pernah di demo-kan waktu proses MATLAB dalam pengerjaan suatu persamaan,program yang dimiliki rohedi lebih cepat 2 kali-nya.
    semoga negara kita bisa lebih baik lagi karena anak2 bangsa yang seperti inilah yang akan memajukan indonesia,bukanlah anak2 bangsa yang pandai berpidato seperti yang disenayan sana….

  29. Maaf nambah lagi Pak De Randu,

    Saran untuk Pak Rohedi.

    Apa tidak dicoba berkolaborasi riset dengan Professor Nelson Tanru Pak? Professor termuda asal Medan itu. Beliau kan berkarir di USA.

  30. Dear Taufik79,

    Memang benar sebagai ilmuwan harus publish internasional. Namun itu kalau karya advance, dalam artian pengembangan dari karya yang sudah ada. Kasus sdr.Rohedi lain dari yang lain, saya pendukung pertama setiap statement-nya, sebab aplikasi Basic Science sdr.Rohedi sangat erat kaitannya dengan reseacrh group kami dalam dunia optoelectronics dan propagasi gelombang micro seperti wifi wireless dan antena satelite.

    Selama ini Research Group kami menghandalkan analisis secara numerik dikarenakan susahnya memecahkan persoalan PD (Persamaan Diferensial) secara analitis.
    Walaupun hasil numerik yang kita handalkan seperti (FDTD, FDBPM) based on beda hingga (finite difference) namun untuk menjelaskan fenomena lebih detail tetap problem solving analitis kita perhatikan. Setelah menimbang beberapa masukan dari hasil analitis Smart Rohedi’s Formula diuji, dan ternyata good in agreement dengan numerical result kami, maka tertanggal 24 Maret 2008 kemarin Research Group kami menyatakan semua penemuan Rohedi adalah sangat berharga dan layak untuk diajukan pemenang nobel(sayang untuk bidang matematik tidak ada nobel) atau
    pengangkatan professor HC di bidang applied mathematics especially in physics (note.bahwa Rohedi adalah fisikawan)

    Jika Rohedi mengikuti jejak umum untuk menulis di sembarang Journal, dikhwatirkan adanya perombakan intelektual oleh kalangan tak dikenal.
    Saran saya buat reader Rohedi silakan simak lebih dalam
    http://www.rohedi.com atau http://eqworld.ipmnet.ru/forum

    Besar harapan kami penemuan sdr Rohedi mendapat tanggapan serius dari Pejabat DIKTI maupun DIKNAS, guna membantu menjualkan aset ilmiah negara tersebut.
    Team kami sudah mencoba menghubungi pihak Microsoft maupun Matlab Company namun masih kami ragukan tawaran-tawaran harga yang mereka sajikan.

    Ada beberapa penemuan Rohedi yang mempercepat algoritma kalkulasi di dalam beberapa metode di Matlab, seperti kelemahan metode Newton Raphson dkk.

    Terkhusus buat Rohedi, teruskan berjuang, InsyaAlloh suatu saat akan ketemu jalannya.

    Salam hangat dan diskusi dari kami,
    Dr.Yono Hadi Pramono,M.Eng
    Graduated from Osaka Prefecture Univ. Japan 2000
    Office:
    Optoelectronics and Microwave Communication
    Physics.Dept fac.of Science
    ITS Surabaya
    email: yono@physics.its.ac.id
    telp.031-5943351
    HP:081230003361
    Flexi:03171547573

  31. @ randualamsyah,

    Om Randu, maaf kemarin Denaya off line seharian. Surabaya di guyur hujan terus, rumah Denaya kebanjiran. Moga-moga nanti sore pulang school Denaya bisa online bantuin om ngejawab pertanyaan kakak-kakak. Sampai nanti ya om..

  32. @Yono HP.
    Bagaimana bisa di kenal secara formil pak atau dalam arti penghargaan secara resmi, lha belum publis secara resmi, hanya berkecimpung antar web dan web. Walaupun sudah publish di journal lokal, gaung jurnal tersebut seberapa besar sih pak? ambil contoh Fisika dan aplikasinya …saya koq tidak yakin orang ITB apalagi orang luar negeri baca journal tersebut.

    Saringan pertama memang harus publish internasional, baru nanti yang lain bakalan mengikuti, carilah contoh Matlab, microsoft, Intel dll, pasti bakalan melirik.

    Tentang Nobel matematika, saya pikir ada Field Medal juga pak, suatu penghargaan yang bergengsi di bidang matematika. O iya kalau meraih gelar nobel Fisika, tentu Pemetaan gelombang EM, untuk mencegah pemanasan global bisa di jadikan bahan. Ini sebuah ide yang menarik dari P Rohedi, rumus Plank seperti paparan bapak.

  33. @Rohman
    Pak Rohedi sebenarnya sudah mendapatkan tawaran joint research di NUS di singapore, sama prof muda juga Pak Andrivo dalam bidang Superkonduktor. O iya cermin ilmuwan indonesia bisa di buka di groups yahoo, fisika_indonesia, sebagian ada yang mengatakan teori P Rohedi ini teori sampah, sebagian lagi mendukung, tapi lebih banyak yang diam. apresiasi nyata ya dari Prof Andrivo itu, beliau kalau gak salah dari padang, lulusan fisika ITB, masih muda sekali. Namun memang karena kesibukan P Rohedi, beliau belum bisa menerima tawaran dari P Andrivo tersebut untuk joint research.

  34. @randualamsyah

    Hay hay hay Om Randu, seuai komit tapi pagi kini Denaya datang lagi. Tapi cuma bentar aja ya om. Denaya kudu nyelesaiin tugas ketrampilan kelas 8 di school nyoder rangkaian flip-flop ampe nyala. Enakan jadi laki ya om, tugasnya latihan nari di seni budaya. YacH Denaya selalu positif thinking, mungkin berguna buat bekal jadi TKW pabrikan dan bukan melulu yang PRT saja, he he he…maaf om ini denaya nyontex di kompas online.

    Karna waktunya mepet banget om, buat kakak-kakak

    @hudan
    @geRrilyawan
    @radesha
    @humurbendol
    @abas
    @sassie kirana
    @isuur loeweng
    @Hejis
    @hellgalicious
    @omiyan

    Denaya ucapan makasih banget atas sipport dan pujiannya.

    Buat kakak @rindu, papa rohedi berkomentar subhanallah cool banget kakak yang satu ini,

    Buat ibu dokter gigi @prameswari, sukses juga dokter, Kata papa rohedi andai pertumbuhan gigi mengikuti PD Bernoulli, ya SMT itu bisa berguna pula untuk bidang kedokteran.

    Buat kak @yenti, bener juga ya..masyak gunjingin rumus dan denaya melulu. Jadi Om Randu kudu nyiapin artikel baru.

    Ini dulu ya om randu,

    Untuk kakak-kakak yang belum di sentil namanya besok aja yach..

    Denaya off line lagi….salam.

  35. Saya kira ke depan anak bangsa Indonesia tidak bakal lepas dari jebakan Pak Rohedi. Misal, top klik di Pak De Randu ini ariaturns.wordpress, e komentar yang berbobot hanya komennya Pak Rohedi. La wong aria bisanya cuma buktikan2 melulu, yang dibukunya memang sudah ada, hanya karena visitornya saja yang tidak tahu.

  36. aku setuju sama kau Rohman,
    Setelah aku baca tantangan yang di eqworld

    http://eqworld.ipmnet.ru/forum/viewtopic.php?f=4&t=41

    kalo dilayangkan buat ariaturns kupikir sampe ambeyenpun dia dak bakal bisa selesaikan, dia itu masih S1 kan?
    Temennya rohedi katanya ada yang hebat, ah kok aku lupa. Ohh Agus Purwanto si pengarang Ayat Ayat Semesta. Mosok toh beliau ndak bisa juga kan dibantu Tuhan.

  37. ..sorry sang penulis, (dengan komen ini) ane cuma pengen liat foto ane ada di avatar ente. biar tidak dimonopoli oleh denaya aja..
    hehee….

    tabik

  38. Pengin baca rekomendasi Denaya buat om Maradona, ini alamatnya

    http://bigrab.wordpress.com/2008/11/20/the-hand-of-god/

    Coba setiap Doktor dan Professor Indonesia punya blog kayak kakak-kakak semua, “wueh-wueh” betapa hebatnya Indonesia di mata bule-bule (Maaf ini dibisikin papa Rohedi lho). Hmmm, tapi no problem, yang penting mereka dikenal “minimal” oleh sanak familinya sendiri. How about you all, he he he jadi latah kayak mpok Atiek nieh.

    Pesan papa Rohedi buat om Randu ntar kalo kepilih RI-1 direject program Sertifikasi Guru dan Dosen itu ya om. Mending tunjangan itu untuk PNS kan “guru bantu”.

    Sekalian ngerevisi posting di atas. Galakkan slogan cinta tanah air ya om, bukan “cinta tanah” seperti yang tertulis. Bukan apa-apa om, khawatir dikira promosiin kalo om Randu rakus, maafin Denaya ya om, namanya saja masih anak-anak. Coba papa Rohedi yang ketik waduhh ntar makin kacau, karena jemantik papa Rohedi kena “encok”.

    Eits, revisi ke-2, kata IsnyaAllah seharusnya InsyaAllah kan om.

    Okay om, Denaya turun dulu, mo sholat jamaah maghrib dulu.

    Permios….

  39. @rindu harus bikin ulah kontroversial dulu. Dengar-dengar p.rohedi pengikut AA Gym.

    Saranku @rindu jadi member ESQ, minta tiket khusus berdoa di ruang mustajabah melet p.rohedi agar berpoligami dengan @rindu.

    Cobalah barangkali barokah ya.

  40. Hello Rohedi,

    When visiting to your website, I read your planning project on this address

    http://rohedi.com/component/option,com_maxcomment/task,viewcomment/id,27/lang,en/Itemid,26/limitstart,10/limit,10/

    I focus reading your statement (sorry I understand after translating into english) at expand comment by title fifty-fifty.. in the following paragraph:

    Dalam hal pencalonan Presiden mendatang saya dan Pak Habibie mempunyai chance yang sama, manuvernyapun hampir sama. Pak Habibie menarik simpati massa dengan membiayai peluncuran film Ayat-ayat cinta, sedangkan saya punya interprenour sejati DR.Achmad Antoni yang selalu mempromosikan rumus polinomial saya ke kalangan selebritis. Walaupun sangat tidak mengenakkan saya karena diiklankan dengan nama rumus pengoptimal waktu gituan. Tapi saya tentu lebih Percaya Diri untuk maju sebagai calon Presiden, karena disamping saya memiliki aset segudang rumus sakti yang setiap rumus akan dilego 1T. Juga jangan lupa saya calon peraih Nobel, karena saya mengklaim telah berhasil menciptakan teori baru (SMT), walaupun pengakuannya mungkin baru saya terima setelah saya almarhum. Tapi itu lebih baik dari pada Pak Habibie yang aset utamanya IPTN sekarang telah beralih menjadi Pabrik Panci. Namun ini semua tergantung pada Rakyat Indonesia.

    Oh my God, I am very lucky can visit to the next President of Indonesia.

    He he he…The purpose of comment here to comment here recommend you and all here to visit to my website

    http://cid-3284c38f827b37f4.spaces.live.com/blog/cns!3284C38F827B37F4!106.entry/

    maybe this useful for you all.

    Thank’s all.

  41. Wah…salut semoga semangat dan kehebatan Denaya Lesa…mampu menjadi kartini kedua…mampu menjadi cahaya untuk setitik harapan yang hampir lenyap oleh ketidak berdayaan,…. seluruh rakyat dan bangsaku.

    Semoga “akan ada terang buat negeriku Indonesia, ditangan orang-orang muda, seperti Denaya Lesa”.😀

  42. @ayu

    Kalau dari yang dipaparkan Denaya, hari-hari papanya kebanyakan untuk buat rumus. Apalagi beliau adalah orang baik-baik, mana mungkin terfikir berpoligami.

    Di alamat ini :

    http://www.penulislepas.com/v2/?p=1124

    konon Pak Rohedi dikenal sebagai dosen ITS yang paling banyak memberi contoh soal beserta pemecahannya dengan cara cerdas. Makanya Alumni ITS dikenal “smart” dalam sagala hal.

  43. @Rohman

    Man, mending akurkan saja @ayu dan @rindu itu, suruh keduanya bersalaman, kalo disodori dua cewek cantik sekaligus, kali-kali Pak Rohedi kegiur Poligami keroyokan. Aku tahu kelemahan idola kau itu dari Prof.Sugimin,W.W, dosennya waktu di S1 Jurusan Fisika FMIPA-ITS dulu. Coba kau baca komentar ke-20 di alamat ini yah..

    http://www.penulislepas.com/v2/?p=343

  44. @Randualamsyah

    Mohon maaf Bapak,

    Bapak randu harus memberi kartu kuning para vositor yang berupaya menebarkan spam issue seperti POLIGAMI itu. Apalagi yang menyangkut sosok Pak Rohedi mathematician-physicsits kelas dunia yang sekarang sedang kami lobi untuk bergabung dengan institusi kami.

    Salam,

    Natanael Karyanto,
    Campus of Notingham, Malaysia

  45. @Randualamsyah

    Mohon maaf Bapak,

    Bapak randu harus memberi kartu kuning para vositor yang berupaya menebarkan spam issue seperti POLIGAMI itu. Apalagi yang menyangkut sosok Pak Rohedi mathematician-physicsits kelas dunia yang sekarang sedang kami lobi untuk bergabung dengan institusi kami.

    Salam,

    Natanael Karyanto,
    Campus of Notingham, Malaysia

  46. hasil reiset mengatakan:

    http://collegemath.wordpress.com/2008/05/31/example/#comment-15
    sejak 10 Jan 2009, status : blum terjawab…

    http://dreamofdestiny.wordpress.com/2008/12/31/pythagorean-triple-part-0/#comment-396
    sejak 13 Jan 2009, status : bungkam…

    http://metrostateatheists.wordpress.com/2008/12/16/differential-equations-how-they-relate-to-calculus/
    sejak 5 jan 2009, status : dikeroyok habis-habisan…

    http://autarkaw.wordpress.com/2008/07/28/comparing-runge-kutta-2nd-order-methods/
    sejak 7 jan 2009, status : diburu pak Rohedi

    bo abo… ancor pesena telor reng yahudi jiah..

    riset akan terus dilanjutkan
    sekian…

  47. @ian

    lo lo loh, koq di Top Klik nongol nottingham.edu.my,

    Itu nama salah satu Lembaga Pendidikan vaforit di Malaysia. Wah jangan-jangan ini mereka menawarkan sesuatu untuk sdr.Rohedi.

    Inilah yang saya cemaskan.

    Kalau nasionalisme sdr.Rohedi luntur dan menerima pinangan bergabung dengan mereka, ya…kita Bangsa Indonesia bakal kehilangan salah satu asetnya….

    Tapi haqqul yakin Pak Rohedi itu tetap CINTA TANAH AIR.

  48. @ian

    Kalo terhadap masalah bad and good math @ian tidak perlu ngerahkan Tuhan segala. Soal itu terlalu sepele, percaya dech sama me DR.Yono lah. Jawaban Denaya pasti lah yang benar, calon menantu saya itu kan beresin pakei Rohedi’s Formula. Lha wong persamaan umum Ricatti dy/dt = p(t)y^2 + q(t)y + r(t) saja yang seluruh mathematicians dunia tidak bisa memecahkan, e Pak Rohedi bilang enjoy…saja DR.Yono, he he he…

    Jujur, saya sangat respectful pada ejekan “khas” nya yang he he he …itu.

    Salam..
    Yono.

  49. Kelihatannya bukan Pak Jeweh seorang yang terkagum-kagum kepada saya, karena kepiawaian saya memperdaya bapak dalam menjelaskan cara menghitung akar bilangan itu. Orang manca negarapun satu persatu mulai mengenal ROHEDI, bahkan mereka ada yang menjadikan saya sebagai sumber inspirasinya, seperti tergambar pada salah satu pernyataannya,

    “I am inspired to become smart man like Mr.Rohedi, especially to develop a new idea for solving mathematics problem”.

    Saya dijuluki smart man lho Pak.

    Mudah-mudahan kalimat ledekan “kalau perhitungan akar pangkat tiga dari sembarang itu ditanyakan pada Paguyuban Professor dan Doktor Indonesia, he he he.., yang pernah saya kumandangkan pada artikel saya sebelumnya, dapat menumbuhkan spirit mahasiswanya untuk bisa mengekspor metode cerdas pemecah model problem kehidupan. Buktinya saya yang tamatan S2 dalam negeri saja “Percaya Diri” melakukannya (Kalau saudara ingin tahu kiprah saya, silahkan search “rohedi” via google).

    Lho mereka para Professor dan Doktor itu koq hanya diminta untuk memotivasi? Mengapa tidak sekalian saja dihimbau untuk turut berlaga? Jawabannya …Lho mereka kan sudah mengharumkan nama Indoesia lewat 2 paper publikasi internasionalnya kala berupaya lolos dari program Doktornya, yang kemudian kebanggaan publikasi Internasional inilah yang dijadikan andalan mereka dalam pengajuan gelar Professornya. Jadi mohon dimaklumi kalau mereka kemudian pensiun riset dan publikasi. Hanya saja yang aneh, di Indonesia gelar Professor koq kesannya diperebutkan ya…bukannya diberikan. Itu sudah ketentuan DIKTI, kita tidak menyalahkan mereka yang sudah cukup angka kredit pointnya kalau kemudian mengajukan gelar professor itu, walaupun kebanyakan diantara mereka tidak menemukan apa-apa. Karena itu saya panggil mereka dengan sebutan manja Professor Indonesia. Sangat bedakan dengan Professor produk manca negara, pohon penelitian dan peta rivalitas risetnya sangat jelas. Padahal masyarakat awam kalau mendengar kata Professor Indonesia yang kebayang…heboh khan? Jelek-jelek begini, saya ini telah menelorkan beberapa professor lho, mau bukti, Mau? jangan dech ntar keluarga mereka
    %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

    Apa karena merasa diamanahi solusi persamaan deferensial umum Ricatti itu ya, Pak Rohedi lantas menjadi rada-rada sombong? Maaf Pak Rohedi, saya baca dari alamat berikut pada komentar ke-4.

    http://www.penulislepas.com/v2/?p=1119#comments.

  50. @Rohman

    Maaf Bapak @Rohman

    Kutipan di atas memang pernyataan saya “Pak Rohedi”. Tapi kalau bapak bermaksud posting ulang ya seharusnya dalam bentuk utuh, atau setidaknya beberapa bagian tetapi sudah memberikan informasi yang jelas serta tidak merugikan kepentingan orang lain. Perlu saudara @Rohman ketahui, di kolom komentar ini ada salah satu kolega saya DR.Yono H.Pramono, kan saya jadi tidak enak kalau saya dikesankan menyindir beliau. Padahal kami dalam satu Research Group Optoelectronics and Microwave yang satu sama lain memiliki keahlian masing-masing (Saya mengkaji aspek teoritis, sedangkan beliau menangani model simulasi berikut aplikasiya. Lab kami sudah bisa membuat berbagai macam gerbang logika optik (Not, or, and) dibuat terintegrasi dalam satu chip yang dipersiapkan merealisasikan komputer yang dikendalikan oleh sinyal optik, semisal sinar laser inframerah).

    @Rohman,
    Komentar itu adalah balasan surat terbuka saya kepada saudara Jeweh salah seorang penulislepas.com. Ini yang tambahkan pembuka surat tersebut.

    Kepada YTH :
    Bapak Jeweh,
    Visitor Rohedi LAboratory (http://rohedi.com)

    He he he he ….saya paham maksud saudara. Saya ini kebablasan ya…masyak sekelas Professor B.J Habibie saya posisikan sebagai KORLAP (baca:koordinator lapangan) Istighosah, yang bener aja…ya khan?. Tapi bener lho Pak Jeweh kalau apa yang saya lontarkan itu…..

    >Saya yakin tidak banyak yang paham kalau salah >satu perangkat matematika yang digunakan pada >pengembangan teknologi nano itu adalah >persamaan diferensial biasa (baca:PDB) yang >sangat sederhana bentuknya, yaitu >dy/dt=a+by^2+cy^3. Tapi kalau solusi PDB itu >benar-benar ditanyakan kepada kandidat >Presiden RI mendatang.

    …..sekarang lagi ramai digunjingkan cybernet manca negara. Ini salah satu diskusinya yang saya paste dari website eqworld.ipmnet.ru

    >Re: Chini ODE for Mechanics
    >Post by james on 09 Dec 2008, 02:31

    Nah sebagaimana saya jelaskan tadi, DR.Yono sama sekali tidak menyentuh aspek teori, sehingga kami tidak bisa diperbandingkan satu sama lain. Mungkin pembanding yang layak buat saya adalah Doktor dan Professor Matematika. Kalaupun dari kalangan fisikawan, ya mereka yang berasal dari kelompok Fisika Teori.

    Itu saja @Rohman.

    Salam kenal…

    afa.

  51. @Rohman

    Maaf Bapak @Rohman

    Kutipan di atas memang pernyataan saya “Pak Rohedi”. Tapi kalau bapak bermaksud posting ulang ya seharusnya dalam bentuk utuh, atau setidaknya beberapa bagian tetapi sudah memberikan informasi yang jelas serta tidak merugikan kepentingan orang lain. Perlu saudara @Rohman ketahui, di kolom komentar ini ada salah satu kolega saya DR.Yono H.Pramono, kan saya jadi tidak enak kalau saya dikesankan menyindir beliau. Padahal kami dalam satu Research Group Optoelectronics and Microwave yang satu sama lain memiliki keahlian masing-masing (Saya mengkaji aspek teoritis, sedangkan beliau menangani model simulasi berikut aplikasiya. Lab kami sudah bisa membuat berbagai macam gerbang logika optik (Not, or, and) dibuat terintegrasi dalam satu chip yang dipersiapkan merealisasikan komputer yang dikendalikan oleh sinyal optik, semisal sinar laser inframerah).

    @Rohman,
    Komentar itu adalah balasan surat terbuka saya kepada saudara Jeweh salah seorang penulislepas.com. Ini saya tambahkan pembuka surat tersebut.

    Kepada YTH :
    Bapak Jeweh,
    Visitor Rohedi LAboratory.

    He he he he ….saya paham maksud saudara. Saya ini kebablasan ya…masyak sekelas Professor B.J Habibie saya posisikan sebagai KORLAP (baca:koordinator lapangan) Istighosah, yang bener aja…ya khan?. Tapi bener lho Pak Jeweh kalau apa yang saya lontarkan itu…..

    >Saya yakin tidak banyak yang paham kalau salah >satu perangkat matematika yang digunakan pada >pengembangan teknologi nano itu adalah >persamaan diferensial biasa (baca😛 DB) yang >sangat sederhana bentuknya, yaitu >dy/dt=a+by^2+cy^3. Tapi kalau solusi PDB itu >benar-benar ditanyakan kepada kandidat >Presiden RI mendatang.

    …..sekarang lagi ramai digunjingkan cybernet manca negara. Ini salah satu diskusinya yang saya paste dari website eqworld.ipmnet.ru

    >Re: Chini ODE for Mechanics
    >Post by james on 09 Dec 2008, 02:31

    Nah sebagaimana saya jelaskan tadi, DR.Yono sama sekali tidak menyentuh aspek teori, sehingga kami tidak bisa diperbandingkan satu sama lain. Mungkin pembanding yang layak buat saya adalah Doktor dan Professor Matematika. Kalaupun dari kalangan fisikawan, ya mereka yang berasal dari kelompok Fisika Teori.

    Itu saja @Rohman.

    Salam kenal…

    afa.

  52. @randualamsyah

    Om Randu, Denaya malam mingguan sama papa Rohedi menuhin blog math yang di MIT

    http://castingoutnines.wordpress.com/2007/11/09/i-heart-60s-era-math-books/#comment-17307

    dengan avatar Denaya. Coba om ngeluncur ke sana, suer Denaya kagak bohong koq om. Tapi jangan diledekin, kalo nanti mereka nanggapi ya jelas papa Rohedi yang Denaya kirim, ha ha ha ha…

    Seneng banget malam ini, udah menuhin harapan Tante Kweklina agar Denaya tunaikan harapan mbah Iyang Putri Kartini. Abis kalo mo ngandalin cucu2 the Founding Fathers, mereka kata papa rohedi pada jadi opportunis keroyokan masuk partai.

    Papa Rohedi katanya tampil ya…om?
    Beliau ngucapin banyak terima kasih atas ini semua. Suatu berokah yang tak terduga, dan siapa yang nyangka kalau randualamsyah.wordpress.com bakal berandil besar dalam pendidikan matematika di Indonesia melalui link antar blog math Internasional yang papa Rohedi dan Denaya berikan.

    Pesan khusus papa untuk om Randu,
    Kirim-kirim email via contact us rohedi.com, and seperti biasa om, eits om randu segera urus google adsencenya, agar tidak ngutang rokok lagi, he he he ….jadi ikutan ngece pada papa rohedi.

    Sampai di sini dulu ya om …
    Denaya turun terus…
    Mao libura ke Banyuwangi, ….

    Titip salam pula buat visitors randualamsyah yang telah nyeportifin Denaya. Moga semuanya dilimpahi surga kayak Denaya. Apa surganya om Randu? kata papa Rohedi, kelak anak cucu orang Indonesia bisa mecahin persamaan diferensial nonlinear dengan mudah, tentu kalau gunakan Rohedi’s Formula.

    Da da …
    Denaya.

  53. @Sandyagustin

    Gilaran aku bikin senang papanya DENAYA.
    Copy dengan ide kau, tapi fokus pada blog math yang ngerumpiin Rohedi’s Formula. Ini alamat-alamat itu..

    %Posting di Paguyuban Fisikawan Indonesia
    http://tech.groups.yahoo.com/group/iptek-diskusi/message/4001

    %Memikat Penerbit Buku Math terbesar di dunia
    http://eqworld.ipmnet.ru/forum/viewtopic.php?f=2&t=34&start=10

    % Posting di Tuan Rumah
    https://randualamsyah.wordpress.com/2008/12/27/randu-alamsyah-for-president/

    % Posting di blog Material Science, Amerika
    http://graduatedlearning.wordpress.com/2008/11/18/and-yes-i-love-material-science/

    %Promosi di Univ. South of Florida
    http://autarkaw.wordpress.com/2008/08/04/a-matlab-program-for-comparing-runge-kutta-methods/

    % Promosi Lego ke Pengembang Software Symbolic.
    http://www.mathworks.com/matlabcentral/link_exchange/MATLAB/Mathematics/Numerical_Computation/index.html

    Sekian…

    @ Untuk Pak Randu “Congratulation”.

  54. Fakta berkata:
    http://dreamofdestiny.wordpress.com/2008/12/31/pythagorean-triple-part-0/

    i would take it then that all of your recent comments from Denaya Lesa, randualamsyah, Rizky, afa, and sandyagustin – you are all academicians and students of mathematics.

    @randualamsyah
    pian dianggap akademisi/mahasiswa matematika bang “Amazing”…

    Tapi sebutan itu merupakan pitnah buat saya, saya kan cuma suporter hahahahaha…

    buat nama yang lain mungin itu benar selain 2 nama diatas (randualamsyah, sandyagustin)

  55. @ian

    Intinya Denaya dan papanya mulai menabuh genderang perang tuh… Allahu Akbar!!! Allahu Akbar!!!

    (Sebab saya buta soal itu makanya ikut bertakbir dan berdoa di pinggiran saja… semoga turut dapat pahala…)

  56. @Randualamsyah..

    Om Randu, Denaya pamit dulu ya. Nanti pukul 10 Denaya adik aku Nadya Fermega dan mamaku Sri Yuliani mudik ke Kalibaru Banyuwangi. Ya naik kereta om biar bisa enjoy. Denaya sedih papa tidak bisa ngantar pulang, bimbingan Thesis S2-nya ada delapan mahasiswa. Katanya beliau bantuin DR.Yono ngembangin IT super canggih. Di RS Haji Surabaya produknya, dokter-dokter di sana dapat ngremot kesehatan pasiennya secara mobile (Denaya ndak ngerti maksudnya..tapi ya di dekte papa rohedi).

    Nah om Randu, waktu buka dokumennya papa Rohedi, Denaya ketemu file ngitung 123456 pangkat 1/17. Denaya pikir ini berguna buat Bapak Suhadinet dan kakak ariaturns biar smart kayak papa Rohedi.

    >> Rohedi_method(123456,1/17)
    Perhitungan 123456^(1/17) dengan metode ROHEDI
    %%%% By Rohedi, Physics Department- ITS %%%%

    iterasi R O H E D I
    0 1 1 0
    1 1 1 0
    2 1 1 0
    3 1 1 0
    4 1 1 0
    5 1 1 0

    Nilai (123456)^(1/17) adalah
    rohedi_root = 1.99296979987123
    matlab_root = 1.99296979987123

    Ternyata cukup 5 langkah puteran om. dan 110 itu kode Physics Dept tempat papa rohedi mengabdi. Kata papa Rohedi kalau akar pangkat 17 dari 123456 itu disuruh hitungkan pada AA Gym pakai metode numerik Newton Rahpson, ya beliau tidak bakal sempat kepikir poligami. Ini buktinya, mana tahan om Randu…

    >>Newton_Raphson(123456,1/17,x0=1)
    Perhitungan 123456^(1/17) dengan metode Newton Rhapson
    %%%%%%% By Rohedi, Physics Department- ITS %%%%%%%

    Iterasi Nilai(iterasi)
    0 1.0000000000000000
    1 7263.0588235294117000
    2 6835.8200692041519000
    3 6433.7130063097902000
    4 6055.2593000562729000
    5 5699.0675765235510000
    6 5363.8283073162829000
    7 5048.3089951212078000
    8 4751.3496424670193000
    9 4471.8584870277828000
    10 4208.8079877908540000
    112 8.6817517516564404
    113 8.1710604721542097
    139 1.9929808960093915
    140 1.9929698003654466
    141 1.9929697998712288

    Toleransi 1e-015 terpenuhi pada iterasi ke 141
    Nilai (123456)^(1/17) adalah
    Newton_Raphson_root = 1.99296979987123
    Matlab_root = 1.99296979987123

    Waduh butuh 141 putaran, padahal kalo pakai kalkulator tinggal pencet nih.

    Pesan papa Rohedi mestinya sertifikasi Guru dan Dosen juga menyertakan “the real their invetion” bukan sekear ngisi Porto Polio doang seperti yang sekarang berlaku.
    Doakan papa Rohedi jadi RI-1 6 tahun mendatang,
    InsyaAllah Indonesia akan menjadi negeri basic science yang digdaya…sorry om denaya barusan copy dari komentar papa Rohedi di forum fisika_indonesia yang prihatini Doktor dan professor Indonesia yang mandul dalam memproduksi karya ilmiah yang spektakuler, biasanya cuma niru-niru yang sudah ada, he he he…Denaya tidak ikut-ikut lho ya.

    Ini dulu ya om…
    Doakan Denaya selamat nyampai rumah Pak De aku, agar bisa ziarah ke makam eyang putri.

    Buat kawan-kawan maafin Denaya gih yang selalu pamirin kehebatan papa sendiri.

  57. satu yang saya cuma bisa katakan, kalo saja saya kaya…punya uang banyak…ya…paling tidak sekaya aburizal bakrie. saya akan membeli rumus pak rohedi gak pake tawar menawar…
    harapannya dengan rumus itu microsoft akan saya kalahkan….
    tapi masalahnya…saya gak punya uang..
    jadi… bagaimana kalo pak rohedi memasukkan saya dalam teamnya…? paling tidak saya nanti juga ikut kaya…he…he..

  58. Mimpi apa ya Denaya semalam. Postingnya yang di alamat

    http://castingoutnines.wordpress.com/2007/11/09/i-heart-60s-era-math-books/#c

    itu di reject.

    Apa professor matematika MIT itu nganggap Denaya cuman nampang doang? Untung ian ada arsipnya. Posting yang ini kawan-kawan, buat bukti kalau mereka sebenarnya picik juga.

    %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
    Astrid Denaya Lesa // 29 November 2008 at 9:49 pm

    okay, I need your help. How to prove that tan(pi/2)=0/0 by using suitable ODE.
    #

    Denaya Lesa // 16 January 2009 at 6:43 am

    Hi,

    I read at

    http://eqworld.ipmnet.ru/forum/viewtopic.php?f=2&t=34&start=30

    there is an apportunity to collaborate in developing the SMT to solve the key mathematics model of developing Nano Technology,

    dy/dx+p(x)y=Q(x)y^n + f(x) , n≠1

    Please visit to the above address.
    #

    Denaya Lesa // 17 January 2009 at 9:53 am

    He he he…

    For instance,

    dy/dx + 2y=cos(2x)y^4 + 4sin(x)

    where x0=0 and y0=1. I believe you will be interested to solve it.
    #

    Denaya Lesa // 17 January 2009 at 10:00 am

    And of course, Mr.Leibneiz and Bernoulli Family can’t solve the above differential equation. And I believe that for recently, the discussion about it more interested that the subject of proving 1+1=2. How about you…?
    #

    Denaya Lesa // 17 January 2009 at 10:20 am

    I ever asked to my senior colleagues Agus Purwanto D.Sc and DR. Terry Mart about the exact solution of the general Ricatti Differential Equation :

    dy/dt = p(t)y^2 + q(t)y+ r(t),

    They are expert of theoretical Physics at my country Indonesia. But according them the Ricatti’s DE is too difficult to be solved exactly in general form. How about you here? Thx.
    #

    Denaya Lesa // 17 January 2009 at 10:24 am

    So, I am still waiting your help about the excelent method to solve the two non linear first order differential equations above. Again, thank you very much.
    %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

    Kayaknya langkah itu perlu dicontoh oleh dosen-dosen sertifikasi “soal sulit langsung reject”, dari pada pecah kepala mereka.

    Semoga papanya Denaya tidak marah kalau postingan yang di reject itu di posting ulang di blognya novelis randualamsyah. Siapa tahu pertanyaan-pertanyaan Denaya itu dihandle oleh Agus Purwanto,D.Sc dan DR.Terry Mart yang disebut-sebut oleh Denaya itu.

  59. Yang aku kepikiran gimana ya kalo kedua Ahli Fisika Teori Indonesia itu tidak bisa handle apa yang Denaya minta. Apa mereka bakal disapa dik Pur ada dik Tery ya?

    Soalnya camer saya itu temperamental. Maaf lho Pak Rohedi, ian baca di

    http://ariaturns.wordpress.com/2009/01/01/dosen-ngaco/

    yang ini khan ancaman bapak…

    %%%%%%%%%%%%%%%%
    Terkait dengan “sindiran anda cari popularitas belaka kayaknya deh….ingin dapat nobel dari sesuatu yang sudah pasti” saya jadi teringat kata hal yang pasti itu. Mengingat bentuk persamaan diferensial Ricatti itu konon bentuknya memang sudah pasti kan. Tugas anda @syamsul arifin dan barangkali Bang Aria juga, tolong dibrowsingkan PD Ricatti itu, baik sejarahnya, tipe-tipenya, cara-cara/metode penyelesaiannya, dan bahkan manfaatnya. Nah kalo sudah dapat agar tidak mubadzir ya tolong diposting di sini. Saya bener-bener mau bertaubat pada Allah atas ketakaburan saya, karena sejak tanggal 14 Januari 2009 via milis JURUSAN FISIKA FMIPA-ITS, saya mengumumkan akan memanggil semua kolega saya yang bergelar Doktor dan Professor dengan panggilan [dik][namanya], sedangkan terhadap yang bergelar master dan sarjana cukup say hello [namanya] saja.

    Ini tugas untuk anda @samsul arifin, untuk klarifikasi apakah saya adalah dosen ngaco yang ada maksudkan yang bermimpi meraih Nobel dari hal yang sudah pasti itu?
    %%%%%%%%%%%%%%

    Kasih waktulah pak, siapa tahu setelah nyobain yang ini…

    http://cid-3284c38f827b37f4.spaces.live.com/blog/cns!,

    kedua Doktor yang disentil Denaya itu jadi terlecut.

  60. Yang aku kepikiran gimana ya kalo kedua Ahli Fisika Teori Indonesia itu tidak bisa handle apa yang Denaya minta. Apa mereka bakal disapa dik Pur ada dik Tery ya?

    Soalnya camer saya itu temperamental. Maaf lho Pak Rohedi, ian baca di

    http://ariaturns.wordpress.com/2009/01/01/dosen-ngaco/

    yang ini khan ancaman bapak…

    %%%%%%%%%%%%%%%%
    Terkait dengan “sindiran anda cari popularitas belaka kayaknya deh….ingin dapat nobel dari sesuatu yang sudah pasti” saya jadi teringat kata hal yang pasti itu. Mengingat bentuk persamaan diferensial Ricatti itu konon bentuknya memang sudah pasti kan. Tugas anda @syamsul arifin dan barangkali Bang Aria juga, tolong dibrowsingkan PD Ricatti itu, baik sejarahnya, tipe-tipenya, cara-cara/metode penyelesaiannya, dan bahkan manfaatnya. Nah kalo sudah dapat agar tidak mubadzir ya tolong diposting di sini. Saya bener-bener mau bertaubat pada Allah atas ketakaburan saya, karena sejak tanggal 14 Januari 2009 via milis JURUSAN FISIKA FMIPA-ITS, saya mengumumkan akan memanggil semua kolega saya yang bergelar Doktor dan Professor dengan panggilan [dik][namanya], sedangkan terhadap yang bergelar master dan sarjana cukup say hello [namanya] saja.

    Ini tugas untuk anda @syamsul arifin, untuk klarifikasi apakah saya adalah dosen ngaco yang ada maksudkan yang bermimpi meraih Nobel dari hal yang sudah pasti itu?
    %%%%%%%%%%%%%%

    Kasih waktulah pak, siapa tahu setelah nyobain yang ini…

    http://cid-3284c38f827b37f4.spaces.live.com/blog/cns!,

    kedua Doktor yang disentil Denaya itu jadi terlecut

  61. Jadi pengin ikutan nimbrung besarin Rohedi. Dia itu teman kuliahku waktu S2 Opto-eletronika di UI dulu…

    Barusan aku visit ke rohedi.blogspot.com e ketemuan yang ini di leave commentsnya. Mohon maaf bapak Randu, ini comment agak panjangan dikit ya.

    • kusriyanto: Sukses om rohedi, masyarakat banyuwangi mendukungmu sebagai Bupati di Sana
    Details : 2009-01-04 11:37 PM #

    • dargombes: Jgn pak, bisa2 nanti penduduknya utk memperpanjang KTP hrs membuktikan rumus abc dulu.
    Details : 2009-01-12 1:05 AM #

    • Yoyok: Jiyah, memangnya penduduk mo dibikin kulit item semua kok pake kecap ABC segala. Ada-ada saja!
    Details : 2009-01-16 1:06 PM #

    • Yoyok: Ini Rohedi yang Professor Sejati dari ITS itu ya?
    Details :2009-01-16 1:07 PM #

    • Yoyok: Wonderful, perlu diteladani! Saya tahu dari link
    Details :2009-01-16 1:11 PM #

    • dargombes: ah anda ini ada2 saja! masak orang mau di sate.
    Details : 2009-01-17 2:38 AM #

    • Yoyok: harus, buat shock terapi bagi orang yang berprinsip hanya untuk mengisi hidup…
    Details :2009-01-17 10:02 PM #

    • Yoyok: Saya mendukung pak Rohedi karena semangatnya untuk hidup mandiri…
    Details:2009-01-17 10:04 PM #

    • Yoyok: Saya tidak kenal beliau secara langsung, tapi saya yakin ke depan ilmuwan mana yang tidak kenal Rohedi
    Details : 2009-01-17 10:05 PM #

    • Yoyok: Rohedi’s Formulanya bertebaran dimana-mana
    Details :2009-01-17 10:06 PM #

    • Yoyok: Insya Allah sudah tergariskan, mengapa baru rohedi yang menggagas ide menyediakan formula untuk problem yang ada
    Details : 2009-01-17 10:07 PM #

    • Yoyok: Coba anda perhatikan para Doktor dan Professor yang lolos Sertifikasi Dosen itu, apa yang mereka telurkan
    Details : 2009-01-17 10:08 PM #

    • Yoyok: ya jelas tidak ada yang ditelurkan, karena mereka bukan ayam. Maaf ini saya baca dari artikel Pak Rohedi lho ya..
    Details : 2009-01-17 10:09 PM #

    • Wahyu: Dar dar … mbok ya dipahami lebih dlm, maksudnya p rohedi itu apa. Maksudnya baik koq, utk “memecut” peneliti yg blm produktif.
    Details : 2009-01-18 12:36 PM #

    • Wahyu: Kuncinya itu koq… sy jg berharap p rohedi tetap produktif, dengan memproduksi lbh banyak jurnal2nya.
    Details : 2009-01-18 12:37 PM #

    • Wahyu: makasih Pak Yoyok, ini mgn bermanfaat buat p rohedi. link
    Details : 2009-01-18 12:40 PM #

    • Yoyok: Iya pak Wahyu semoga pesan itu dibaca koleganya Pak.Rohedi. Kalo beliau saya tidak yakin mau publish, lha wong…
    Details : 2009-01-18 12:49 PM #

    • Yoyok: di penulislepas.com P.Rohedi tulis kalo Prof.Andi Hakim Nasution saja tak berdaya menghadapi PD umum Ricatti dy/dt= p(t)y^2+q(t)y+r(t)
    Details : 2009-01-18 12:53 PM #

    • Yoyok: Apalagi Prof.Habibie dan professor doktor sertifikasi, mending dilego buat bekal polygami
    Details : 2009-01-18 12:54 PM #

    • Minto: wah kalo kriterianya harus penemu, berarti doktor dan professor Indonesia kebanyakan telah menipu rakyat. ato jgn2 waktu S3 di LN hanya pindah toilet
    Details: 2009-01-18 5:07 PM #

    • Minto: Tapi saya tetap yakin kalo mereka itu penemu, yah minimal nemukan jodoh. Bukan begitu Bung wahyu
    Details : 2009-01-18 5:09 PM #

    • Minto: Omong2 masyak pak Habibie bukan professor penemuan sih. Dulu waktu jaman pak harto katanya beliau yg terhebat.
    Details : 2009-01-18 5:11 PM #

    • Dar: Maaf Bapak, waktu itu jaman jahiliyah apapun bisa disulap sesuai selera penguasa
    Details : 2009-01-18 7:26 PM #

    • Dargombes: yang sekarang jaman apa? Dai kondang Dikit serukan jihad poligami, itu seperti ustat AfA
    Details : 2009-01-18 7:30 PM #

    • Wahyu: @Dargombes, yang nyerukan poligami itu Pak Yoyok, bukan Pak Rohedi yang berinisial AF(A) itu
    Details : 2009-01-18 7:34 PM #

    • Steve: Hey, open your eyes, nothing special with rohedi’s formula here is the comment from watchmath at link
    Details : 2009-01-19 1:02 PM #

    • Steve: The claim was not yet proven,so don’t be happy Mr Rohedi, none atracted with your comments. As you can see in some blogs… lol.
    Details : 2009-01-19 1:09 PM #

    • Steve: You should ashamed with your claims.
    Details : 2009-01-19 1:19 PM #

    • Rohedi: He he he ….Steve, your friend watchmath only can prove tan(t)=sin(2t)/[1+cos(2t)] after copying masteranza’s comment that I informed previously
    Details : 2009-01-19 3:34 PM #

    • Rohedi: Steve, sorry I have not yet read watchmath’s formula on abroad, he he he …
    Details : 2009-01-19 3:36 PM #

    • Rohedi: And you must remember that wathmath only modulate on Rohedi’s name, he he he
    Details : 2009-01-19 3:41 PM #

    • Rohedi: Sorry steve, watchmath likes Pythagoras doesn’t know how to draw a triangle (1,√2,√3), he he he
    Details : 2009-01-19 3:51 PM #

    • Rohedi: watchmath only expert on basic mathematics see his comment on link, while me sorry on mathematics model of high tech
    Details : 2009-01-19 4:00 PM #

    • Rohedi: hey watchmath follow me post your math idea on big web math like me on link
    Details : 2009-01-19 4:09 PM #

    • Wahyu Steve, better if you read this link
    Details : 2009-01-20 1:13 AM #

    • Rohedi Don’t worry Wahyu, watchmath is only math teacher of high school, thus he is nothing, he he he
    Details : 2009-01-20 11:18 AM #

    • Wahyu : Not a big deal.. it’s just a color of life.
    Details :2009-01-21 12:55 AM #

    • watchmath: Don’t be arrogant! Because you will fool yourself the same as Iblis when he did this very grave sin.
    Details : 2009-01-22 2:01 AM #

    • Steve : Yes watchmath. Because arrogances I will leave from this web, good luck Mr. Rohedi.
    Details : 2009-01-22 1:03 PM #

    • Yoyok: Sebaiknya begitu steve, banyak belajar gieh. Sepertinya pernyataanmu ini yang membuat Pak Rohedi marah..
    Details : 2009-01-22 3:59 PM #

    • Yoyok: yg ini Steve : The claim was not yet proven,so don’t be happy Mr Rohedi, none atracted with your comments. As you can see in some blogs… lol.
    Details : 2009-01-22 4:02 PM #

    • Yoyok: Jadi kalianlah yang cari gara-gara duluan
    Details :2009-01-22 4:04 PM #

  62. Busyet loh Li, Florida sudah loh jelajahi. Guwe tahu dari sini…

    http://autarkaw.wordpress.com/

    Jarang lho oreng madura maen otak kayak loh, biasanya kan maen…

    Eh, omong-omong si Denaya itu si Lesa yang loh bangga-banggain itu? Ndak nyangka gedhenya ranum, he he …

    Inget celoteh loh…Astrid Denaya Lesa

    Astrid = pasti orangnya cantik
    Denaya = kau ambil dari Denayara Miss World th.1994 dari Puerto Rico
    Lesa = Lasernya lidah jepang

    Loh kagak salah li..Guwe ikutan bangga kenal loh.

  63. yuuhu.. salam kenal dari pengunjung nih.
    saya ‘liat’ denaya dari masteranza.wordpress . usut usut usut siapa sih cewe ini.. and oh my gosh! dari Negri sendiri.. and masih smp ya.. wow
    dan postingannya dimana-mana..

    saya jadi ingat film A Beatiful Mind -Russel Crowe
    sebagai Ed Harris . Mungkin denaya juga tertarik dalam cryptography?

  64. @ginjopower

    Denaya hebat ya kak? sampai mejeng ke Poland segala, he he he …ya Denaya cuma nemanin papa Rohedi majukan Bangsa Indonesia.

    Kakak, kalo sampai ke dalam-dalamnya jelas Denaya ndak ngerti cryptography itu. Tapi papa Rohedi pernah cerita konon teknik persandian itu diinspirasi oleh obrolan rahasia om Bob dan tante Alice yang tidak berhasil kesadap pihak penguping.

    Doakan ya kak, tahun depan Denaya mau ikutan kontes ngeluarin bilangan prima tertinggi di NASA, he he buat model majangin hasil hitungannya papa Rohedi. Tadinya papa mau pakai kak Luna Maya, e beliau khan sekarang sudah tidak sendiri lagi …nggak jadi dech. Denaya usul, lho pa putri papa khan ndak kalah caem ama Kak Luna..

    Nah, buat inspirasi bagi yang maniak cryptography. Papa Rohedi punya formula deret bilangan prima, urutannya one digit, twenty five digits, one hundred and twenty five digits, etc…

    Ini dulu info dari Denaya ya kak.

    Buat om @Randualamsyah, Denaya cuma bentar di Banyuwangi kedinginan om. Makanya 3 hari lalu Denaya mejeng di blognya om Agus Rubiyanto yang di arubi.wordpress.com itu.

  65. Iya, Dena. Luna maya kan “selesai” kalo ada Dena. Protes ama papa kenapa bukan Dena aja modelnya? nanti Om siap mendampingi. He..he..
    Om doakan papamu kan jadi orang paling sukses di indonesia…
    Amiieen…

  66. klo memang denaya mau jadi pengganti luna maya
    ya haruz bnyak belajr akting……..
    terutama di depan kaca dulu…….
    tapi om doakan semua dapat menjadi kenyataan……….
    ya take care always
    n Semangat untuk menggapai cita2….
    semoga berhasil
    semua pakde n budhe ikut mendoakan
    n itu semua dapat menjadi target…….
    Keluarga kalibaru……..

  67. waduh….gag paham masalah fisika dan matematika
    tapi buat denaya n pak rohedi….semoga sukses terus yaaaa…..

    @denaya : alamat blog kamu apa??? sekalian sama pnya nya pak rohedi yaaa….

  68. @flaire

    Terima kasih atas doa restu kakak..
    Web papa Rohedi belum ganti http://rohedi.com
    Denaya sih belum punya blog sendiri, jadinya numpang blog beliau kak.

    Alhamdulillah kak flaire, rupanya om google diam-diam mantau dimana saja papa Rohedi ngasih comments, sampe-sampe dihadiahi alamat khusus, yang ini kak..

    http://www.homeforinsurance.com/redirect/rohedi/.

    @randualamsyah
    Om randu serius mo dampingi Denaya jalan-jalan ke Amrik? Gara-gara ini Denaya diikutkan kursus kepribadian. Katanya digandeng orang keren…

    Ganti avatar itu sarannya mama Yuliani. Wajah caem Denaya yang tampak depan ada di artikel yang english version di alamat denaya. Tapi om dan kawan-kawan harus member dulu di rohedi.com kalo mo download artikel itu.

    Ini dulu ya om..

  69. jurus jitu bapak rohedi, selalu tersenyum dan berani melakukan apa yang tidak berani dilakukan oleh orang kebanyakan.
    terkadang walaupun ilmu ku ga bisa melampui pak rohedi, setidaknya bisa mengambil cara berpikir pak rohedi.

  70. Ha ha ha…om wib niy ada aja, emangnya Denaya diminta nglesbi apa..bukankah anak om putri semua tuh..
    Masyak om wib lupa waktu telpon-telponan ama papa Rohedi, Denaya khan sekarang lagi diprivatin kursus kepribadian, biar nggak malu-maluin itu tuh…yang ngetopin Denaya. Hayo siapa itu…

    @randualamsyah
    Om, denaya makin terkenal aja om, ini spesial berkat om randu lho. Titip salam buat semua visitor di sini ya om. Denaya mo ke ScuuLA dulu.

    Da om ..

  71. @randualamsyah
    sepertinya riset saya mau dilanjutkan lagi… sudah sampe mana perjuangan srikandi kita ini broder, tunggu kabarnya ya.

  72. Assalamu alaikum…

    met kenal semua.
    duh,
    entah kenapa dulu saya benci sekali dengan blog.
    jadinya, saya benar2 ketinggalan..
    padahal ada obrolan math menarik disini…

    q pngen nymbung bentar ttg tan(pi/2)=1/0=0/0.
    smoga msh blum basi…

    pmbagian bilangan apapun dengan angka nol memang membawa masalah. apalagi 0/0.
    tp ada yg lebih aneh lg dengan kesimpulan 1/0=0/0.
    1/0 merupakn bentuk tak terdefinisi, dan 0/0 merupakan bentuk tak tentu.
    nah, dengan pernyataan 1/0=0/0,
    berarti bentuk tak terdefinisi sama dengan bentuk tak tentu..
    bukannya ini masalah yang lebih kacau lagi…?

    sebenarnya ada contoh lain dari masalah seperti ini.
    a=b
    a^2=ab
    a^2-b^2=ab-b^2
    (a+b)(a-b)=b(a-b)

    (a+b)/(a-b)=b/(a-b)

    yang berrarti (a+b)/0=b/0

    atau (a+b)=b*(0/0)

    Untuk kasus tan x td,
    coba rumus 1 dan 2 dikalikan 2/2 atau terserah p/p.
    tidak merubah nilai kan?
    tp coba liat..
    tan x=(2sin x)/(2cos x)
    tan x=(2sin 2x)/2(1+cos 2x)

    isikan x=pi/2
    so

    tan x=2/0
    tan x=0/0
    jd
    2/0=0/0

    lho koq..??
    padahal td 1/0=0/0

    berarti kalau td dikalikan 3/3 atau 10/10 atau 1000/1000…
    jdx
    3/0=0/0

    10/0=0/0

    1000/0=0/0

    jd
    0/0=1/0=2/0=3/0=1000/0=….

    ???????

  73. @quark14

    Kakak ini fisikawan ya…

    Kata papa Rohedi, kesamaan 1/0=0/0 itu kalo dalil Hospital tidak ada. Kakak disuruh visit ke komentar a new tangent function di alamat

    http://rohedi.com/content/view/33/1/

    Sedangkan temuan kak @quark14 yang terakhir, itu terjadi karena kakak salah menyertakan parameter kosong. Ini yang tidak dipahami matematikiawan, tak jarang mereka menggugat teorinya sendiri, hehehe.

    Terima kasiy kakak…

    koq @Om randualamsyah puasa sentil Denaya yaa,
    uda punya gaetan baru niy.

    Denaya sedih banget, komen ke website http://www.its.ac.id selalu dikorupsi, yang dialamat iniy contonya om

    http://www.its.ac.id/tanggapanberita.php?newsid=5354

    Orang bodopun tahu kalo komen Denaya itu dipangkas. Reply komen papa Rohedi buat ngibur Denaya tidak ditampilin, padahal copy komen itu langsung di reply milis Jurusan Fisika kantornya papa.

    %%%
    Denaya Lesa, Rohedi’s Formula yang khusus buat nyerdasin Civitas Akademika ITS papa Rohedi posting di alamat
    http://cid-3284c38f827b37f4.spaces.live.com/blog/cns!.

    Makanya FR dan TT smart dalam hal begituan, seperti yang diinfokan om googlemu agar kamu ketikan keyword Prof.Suasmoro itu. Masyak Denaya Lupa sih.
    %%

  74. Wah, Denaya, kakak belum jd fisikawan…
    Ni bru kul smester 2.
    masih lama…
    Tp kakak penggemar berat Papa kamu lho…
    :>
    o iya, sebelumnya met kenal ya…

    Kalau menurut kakak, itu tidak salah2 amat.
    angka nol belum sepenuhnya dipahami, dan untuk menghindari keanehan atau lebih tepatnya kesalahan matematis yang kakak tunjukkan diatas, para matematikawan membuat larangan penyebut tidak boleh nol…
    Yg lebih aneh,jika larangan itu dilanggar, 0/0 bisa jadi bilangan apa aja…
    0/0=2?

    Kakak dulu pernah berdebat dengan teman2 kakak bahkan guru2 matematika kakak tentang masalah seperti ini.
    tp lebih tepatnya mengenai 1/0 kenapa tidak didefinikan, sedangkan limit 1/x jika x–>0 hasilnya tak hingga.
    Sampai sekarang kakak masih memikirkan hal ini, karena semua penjelasan yang ada belum bisa kakak terima…

    Bayangkan saja fungsi sederhana seperti 1/x, grafiknya tidak pernah memotong sumbu x, betapapun x nya mendekati nol, baik mendekati dari kiri ataupun kanan.
    dan ketika x=0, y tidak terdefinisi…
    benar2 menjengkelkan…

    Sampai2 kakak punya teori gila…
    yaitu minus tak hingga dan positif tak hingga adalah sama…
    jadi tidak ada tak terhingga positif ataupun negatif.
    ini terjadi ketika kakak mencoba memahami bayangan yang dibentuk oleh cermin cekung ketika benda terletak di titik fokus…
    Ya mungkin kakak sudah gila…

    Mas Randu, maaf ya saya telah comment panjang lebar…
    Sebelumnya met kenal ya…
    :>

  75. Om Randu, mo tau ndak siy kesibukan papa Rohedi..
    Gawat om, saking sibuknya papa hanya sempat sapa Denaya via imel. Ini conto-nya om…

    Denaya Lesa,
    Yuk siarkan SMT dan Rohedi Formulas dari negeri Presiden Barack Husein Obama mu saja ya, via websitenya Partai Demokrat yang di kelola om blueollie mu itu

    http://blueollie.wordpress.com/2009/02/05/daily-kos-the-president-strikes-back

    Keren khan Denaya kalau semua Doktor dan Professor Indonesia berguru ke papa Rohedi online dari Amrik, yach buat mutuin Sertifikasi Dosen Indonesia. Hehe…
    Bantuin papa Rohedi ya honey, beresin promosi adsence yang dari Harvard University itu, yang via imel itu lho

    Subject: Advertising opportunity for http://math152.wordpress.com/
    Date: Sun, February 8, 2009 5:25 pm
    To: aliyunus@rohedi.com
    Priority: Normal
    Options: View Full Header | View Printable Version | Download this as a file

    Dear Rohedi,

    I am writing to inform you of an exciting business opportunity for your website: My company, Promotion on Web, would like to pay you for helping to promote one of our client’s websites.

    Our mission is to be the leading provider for web promotion solutions online and we are seeking reputable websites.

    Please contact us for further details on how you can profit from our offer.

    Best Regards,
    ********
    Advertising Consultant
    Business Development Department.

    Waduh om Randu, Denaya bingung ngatur waktunya. Denaya tunggu saran om.

    Da om Randu..
    Denaya Lesa.

  76. Om Randu, mo tau ndak siy kesibukan papa Rohedi..
    Gawat om, saking sibuknya papa hanya sempat sapa Denaya via imel. Ini conto-nya om…

    Denaya Lesa,
    Yuk siarkan SMT dan Rohedi Formulas dari negeri Presiden Barack Husein Obama mu saja ya, via websitenya Partai Demokrat yang di kelola om blueollie mu itu

    http://blueollie.wordpress.com/2009/02/05/daily-kos-the-president-strikes-back

    Keren khan Denaya kalau semua Doktor dan Professor Indonesia berguru ke papa Rohedi online dari Amrik, yach buat mutuin Sertifikasi Dosen Indonesia. Hehe…
    Bantuin papa Rohedi ya honey, beresin promosi adsence yang dari Harvard University itu, yang via imel itu lho

    Subject: Advertising opportunity for http://math152.wordpress.com/
    Date: Sun, February 8, 2009 5:25 pm
    To: aliyunus@rohedi.com

    Dear Rohedi,
    I am writing to inform you of an exciting business opportunity for your website: My company, Promotion on Web, would like to pay you for helping to promote one of our client’s websites.
    Our mission is to be the leading provider for web promotion solutions online and we are seeking reputable websites.

    Please contact us for further details on how you can profit from our offer.

    Best Regards,
    ********
    Advertising Consultant
    Business Development Department.

    Waduh om Randu, Denaya bingung ngatur waktunya om. Denaya tunggu saran om ya.

    Da om Randu..
    Denaya Lesa.

  77. Salam kenal Pak Randu Alamsyah,

    Saya Antoni, kawan diskusinya Pak Rohedi papanya Denaya itu. Heran Pak Rohedi ndak cerita kalo road mapp posting Putrinya yang calon cantik itu dikover website non mathematics milik bapak. Bagus juga ya..ada sisbiosis antara blog humaniora dan sains. Semoga upaya Pak Randu dan seluruh pengunjung di sini untuk memajukan Bangsa Indonesia ini dikabulkan Allah. Amin.

    Oh ya, setelah saya lihat ada berita ITS di top klik, saya barusan visit ke webnya ITS. Dan ternyata berita ITS belakangan ini sedang ramai membahas tentang Denaya yang Pak Randu bilang sebagai anak ajaib itu, yang di alamat ini lho Pak

    http://www.its.ac.id/tanggapanberita.php?newsid=5429

    Ini dulu Pak Randu Alamsyah info dari saya. Senang berkenalan dengan anda.

    Antoni.

  78. Ass.wr.wb buat om Randu Alamsyah dan semua kawan Denaya Lesa.

    Maaf, Denaya belakangan terlalu asyik beranikan diri berdiskusi dengan mahasiswa/i Atheists, seperti di link yang ini…

    http://metrostateatheists.wordpress.com/2009/02/04/lightgod.

    Jadi ketinggalan ngisi komentar artikel om Randu yang melesat kencang kayak kereta superkonduktor itu, hehehe. Denaya nyesel terlambat haturkan terima kasih buat semua blogger di Indonesia yang ngesupportin Denaya, ampey-ampey teranugerah dijuarain nomer satu.
    Puji syukur selalu Denaya panjatkan pada Alloh, karena ide-ide baru untuk mecahin problem matematika yang diamanahin ke Rohedi’s Family alhamdulillah telah tersiarkan, bahkan sampai ke Manca Negara. Sungguh papa Rohedi tidak menyangka dipersatukan dengan kru om Randu Alamsyah yang Insyaalloh emang ditugasi untuk genapkan siar itu lewat link yang ini kan om…

    https://randualamsyah.wordpress.com/2009/01/09/denaya-lesa-2/ ,amin.

    Denaya ngingatkan papa Rohedi untuk berterima kasih pula pada mbak Rita Nusa Indah via http://ritasubrata.wordpress.com/2008/12/28/tulus/,
    blog pertama tempat Denaya belajar ngisi komen bantuin papa Rohedi. Dan kalo ndak salah om Randu komen “uh angka-angka itu, saya harus baca berulang-ulang,…”, masiy ingat khan om?

    Nah om Randu Alamsyah, kemarin Denaya dapat pelajaran Agama “kandungan ayat-ayat Al qur’an” di sekolah aku. Eeeh setelah Denaya buka mydocuments-nya papa Rohedi ketemu file yang isinya begini…

    133=13+3=16—>1+6=7
    133=1+33=34—>3+4=7
    7/7=1

    234=23+4=27—->2+7=9
    234=2+34=36—->3+6=9
    9+9=18—->1+8=9
    9/9=1

    567=56+7=63—->6+3=9
    567=5+67=72—->9
    9/9=1

    Lalu….

    114=11+4=15—->1+5=6
    1+14=15—->1+5=6
    6+6=12—>1+2=3
    6/6=1
    6/3=2

    Denaya kan Public Relation (PR) nya rohedi.com, jadi wajarkan om kalo Denaya buka-buka mydocuments beliau.
    Nah setelah Denaya nanya pada papa Rohedi, apa maksudnya angka-angka itu papae, emangnya papa mao cari keberuntungan lewat toto gelap. Jawabnya…Denaya, papa rohedi bermaksud menafsirkan makna 114 jumlah surat dalam Al qur’an itu. Coba perhatikan sifat 114 itu, beda kan dengan yang lainnya?. Kalau angka-angka lainnya istiqomah mengagungkan sifat tauhid Allah, tapi yang 114 ngasilkan sifat yang insyaallah kaya tafsirannya, ya seperti setelah 1 lalu 2. Papa persilahkan bagi bapak-bapak atau ibu-ibu pengunjung blognya om Randu yang berminat mengkajinya lebih lanjut.

    Oh ya om di atas ada 234,,,kata papa terserah om randu mau dikemanain angka itu, ya mudah-mudahan barokah.

    Ini dulu ya om Randu, salam dari papa Rohedi untuk semuanya..

    Wassalam,…
    Denaya Lesa.

  79. Asllamu’alaikum….

    Salam kenal, saya amat kagum akan kebolehan yang dikurniakan Allah kepada Denaya. Semoga akan membantu meninggikan kecerdikan intelektual Islam akan datang. Gembira dapat mengenali Denaya dan Bapanya Rohedi.

    Salam mesra selalu.

  80. Hallo, Denaya Lesa

    Salam kenal, apa kabar. Semoga sehat dan bahagia selalu.
    Sebelum ngetik comment ini saya udah kenalan lebih dulu dengan Bapak Rohedi. Truus, browsing.., eh ketemu sama Denaya Lesa.
    Saya kagum sama kamu, dan yang paling bikin saya terpesona adalah sikap santun Denaya. Yang cerdas banyak, yang santun demikian pula, begitu juga yang cantik. Tapi kombinasi ketiganya dalam satu pribadi terlalu kecil probabilitas keberadaannya (saya nggak berlebihan khan?).
    Alangkah bahagianya Bapak Rohedi punya puteri seperti Denaya. O ya, salam hormat saya untuk beliau.

    Regards,

    Akmal. S

  81. duh beruntung ketemuan dg blognya denaya randualamsyah. denaya putrinya pak rohedi itu khan. barusan saya baca di kaskus, konon dibincangkan bahwa papanya denaya luncurin video di youtube mendemonstrate “Write Dowm 1000 Digit of Pi Number only ten minutes”. amazing benar pak dosen fisika yg satu ini. salam kenal Pak Randu Alamsyah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s