Wawancara..

Siang itu, setelah semes-semesan (SMSan) kemarin, Mas Ali dari Mingguan Serambi Ummah ngekol saya. mewahnya begini :
Ali : bisa diwawancara gak hari ini…?
saya : wah…bisa…bisa…bisa Mas…!
Ali : Dimana ya ketemunya…?
Saya : di rumah Pian aja. kan kita sama sama landasan uliners ini…
Ali : Dirumah situ aja gimana ?
Saya : Aduh…( rumah kontrakan saya ga ada kamar,
meja, bangku, kursi,lemari, rak TV, Radio,kulkas dll, pokoknya
ga mencerminkan gegap gempita era digital)
Saya : Ya udah Mas…

Akhirnya saya ngesemes bahwa saya nanti akan nunggu dia di Jembatan kecil Pal 21,Yang ada Sekolah SD susun. Sambil nunggu, saya menerawang.ada sedikit rasa bersalah yang muncul entah dari mana. Hati saya merintih : Kalo kamu kere, jangan bawa – bawa orang ke dalam hidupmu yang suram …!!!
dan juga, Jangan repotkan dunia dengan kesepianmu, jangan cengeng, jangan melankolik…!
dan juga : Salah sendiri malas usaha, ga ngikut sistem…!mau beda ndewe…! ndeso !

Ga lama, datang Juga Mas Aliansyah Jumbawuya yang selama ini cuma bisa saya liat namanya di name box Serambi Ummah ( Grup Banjarmasin Post )
Wawancara berlangsung aman, ga ada kendala. sekaligus ga ada apa – apa. Tapi Mas Ali juga orangnya nrimoan dan asyik, maksudnya ga bermanja – manja dengan akomodasi tuan rumah. Lokasinya ya tetap di rumah saya, emm maksud saya, di bilik sunyi saya. Tempat saya merebahkan keasingan hidup saya yang panjang.

11 pemikiran pada “Wawancara..

  1. He .. he .. jadi pingin di-WW Mas Ali juga (sayangnya dia saya kirimi buku Menulis Mudah; Dari Babu Sampai Pak Dosen ke kantornya, dimana tulisannya dimuat, eh … ngak ada balikan. Tolong kasih tau ya Mas Ramdu).

    Oh ya, tu dah saya resesi buku Sampeyan, Jazirah Cinta; di Radar Banjarmasin dan http://www.webersis.com. Kapan bisa ketemu langsung ya? Sori, ketika ke rumah saya lagi padat acara; pergi jam 07.00 pulang jam 23.00; Diklat PLFG guru, dan sebareg acara lain. Akhir tahun biasanya begitu. Salam menulis.

  2. Saya barusan baca resensi novel mas Randu yang dimuat di blog Pak Ersis. Dimana saya bisa beli novelnya?
    Salam kenal. Ini kunjungan pertama saya, semoga jadi silaturahmi. Ditunggu kunjungan baliknya. Salam.

  3. Saya dah baca profil sampeyan di Serambi Ummah, edisi Jum’at 12 Desember 2008 lalu. Sekali lagi, selamat atas terbitnya buku novel tersebut.

    Semoga dunia tulis menulis di tanah Banjar mulai menggeliat dari tidur panjangnya, amien.

  4. Salam…
    Terima Kasih. Saya juga penunggu setia tulisan-tulisan pian di Media Kalsel.
    Linknya sudah saya apdet. Maaf atas penulisannya. Maklumlah sekarang kan musim hujan jadi gampang keliru…
    Salam ya.

  5. Oooo, ini tho rumah mas Randu? *clingak-clinguk*
    Yo wis, salam kenal yang hangat ya. Semoga tulisan novelnya bagus, soalnya saya cari tapi belum dapat…:mrgreen:

  6. Ass.

    Saya baca resensi novel jazirah Cinta … kegersangan jazirah namun tidak membunuh cinta. Masih ada embun yang terangkat, biarpun entah dimana hujan turun.

    Bumi ini masih satu … tetap memiliki cinta yang melimpah selama masih ada daya hidup.

    Wass.

  7. Salam
    @ Hejis : iya Mas,Ini bilik reot saya. Semoga bagus ya…Jangan Lupa kalo ndak Bagus, kabari saya…
    @ HE. Benyamine : Resensinya sih Bagus, Mas. Saya sampai sekarang masih bertanya-tanya : Apa Novel saya memang sebagus itu Ya ?
    Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s