Palu, Sebuah Kota Sebuah Cerita

Palu_Bridge_3_by_adminasikSebagai orang yang banyak memiliki kampung halaman,saya selalu mempunyai kenangan di setiap kota yang saya lewati bermusafir.

Kemarin siang, ketika berkunjung ke laman si Hudan, melihat foto jembatannya kota teluk dengan bukit-bukit yang  awan-awannya  dipermainkan angin.  Ada yang bangkit, kenang-kenangan lampau yang begitu jelas. Serasa tersingkaplah seribu lembar halaman buku  berisi kerinduan dan harapan.

Kerinduan yang saya tidak sanggup untuk menuliskannya…

Diterbitkan di: on Juli 12, 2009 at 8:19 am Komentar (15)

Semuanya Tewas

Demikianlah. Pada akhirnya kita sampai juga ke edisi ini : kematian. barusan saja saya meliput tragedi SMP.  berita seorang siswa yang tidak sempat melihat hasil kelulusannya karena malaikat keburu memperlihatkannya “nilai yang lain”. Ia tewas tergilas mobil ketika menjemput undangan kelulusannya ke sekolah.

Bos saya, ya si sandi Firly itu, akhir-akhir ini juga lagi mendung. Blog terakhir postingnya masih berbau bunga kamboja; seorang koleganya meninggal. Orang-orang berbelasungkawa.

belum kering sapu tangan, berhembus lagi kabar duka dari Los Angelesia, Si Jacko Meninggal !

Walhasil, hari-hari ini saya lagi suka termangu-mangu. Segala-galanya jadi gak mood. Termasuk posting di Blog. Padahal si Marshmallow, sobat yang saya kagumi kecantikannya (dan kebaikannya tentu saja) itu sudah nyindir-nyindir untuk nulis baru.

 Maaf, Marshmallow, saya kok suka dihantui : Jangan-jangan waktu saya klik Turn Off, nyawa saya ikut Off !

Diterbitkan di: on Juli 2, 2009 at 6:11 am Komentar (14)

Pers

J_MG_7962

Jika ada orang yang lebih mengetahui agenda -agenda baik yang nampak maupun terselubung, dialah wartawan. Wartawan tahu berapa anggaran sebenarnya  proyek yang sudah diguntingi pita itu. Ia tahu untuk apa sebenarnya tanah kosong yang menjadi sengketa itu. Ia tahu yang berdemo minta keadilan itu sebenarnya boneka atau betul rakyat. Ia tahu apa si kalem yang pendiam itu mengincar kursi apa. Ia tahu di daerah mana saja, ada bercak dan belang di tubuh bintang film tertentu. Ia bahkan juga tahu, presiden mana yang sudah dipesan oleh si paman sam…

Tapi mau jadi wartawan ini susahnya, ampun. Contoh saja, kau tahu sesuatu. Terus, atas “alasan-alasan tertentu” kau tidak bisa bebas aja bisa mempublikasikan. Sering kali alasan tertentu itu adalah stabilitas negara atau stabilitas daerah. Disinilah susahnya, kau bisa jadi hanya akan menyimpan berita itu jauh direlung hatimu dan hanya akan kau ocehkan jika kau sudah tertidur di ranjang RSJ.

Tapi waktu itu, tak ada lagi yang percaya kepadamu…

Diterbitkan di: on Juni 9, 2009 at 9:59 am Komentar (24)

2 Kegembiraan Dari Malaysia

Sore kemarin, waktu lagi suntuk dan stress berpacu dengan jam dinding kantor redaksi, saya kedatangan tamu dua orang. Salah satunya sudah saya kenal, karena adik kelas dulu waktu masih nyantri. Satunya lagi namanya Ahmad fajrie Zam-Zam, seorang ustadz Lulusan Yaman dan Malaysia.

Selanjutnya tak perlu saya ceritakan, karena memang kepentingan kita yaitu lompat ke ujung cerita: Rupanya Si Ustadz Fajri ini adalah adik seorang penulis kenamaan malaysia asal banjar yang sekarang mimpin Pesantren Yaasin di Banjarbaru. Buku -buku beliau ada yang sudah cetak 15 kali di malaysia. Kakanya rupanya terkesan dengan Novel ” Jazirah Cinta” karya teman saya Randu Alamsyah katanya: ga rumit dan lebih bagus dari pada Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih.” Sederhana, ga panjang, tapisalju_sakinahl dalam…”

Itu kabar gembira yang pertama.

buku_jazirah_cinta

Kabar bagus yang kedua, sore itu saya menjemput paket hasil kiriman dari Yang Sangat Tercinta Tuan Puteri Siti Fatimah Ahmad, Mahasiswa pasca sarjana di Universiti Kebangsaan Malaysia. Saya terharu membaca tulisan pengantar di paket itu : salam hormat takzim Tuan Randu alamsyah di Banjarbaru, saya sentiasa doakan kebaikan dan mudahan segala perkongsian ilmu bersama insan lain akan mendapat keberkatan dari ALLah Swt. Salam persaudaraan dan persahabatan. Ikhlas dari saya Siti Fatimah Ahmad

Isinya ada novel Salju Sakinah yang BestSeller di malaysia sana, terus ada notepad, ada Coklat yang rasanya bikin merem melek, juga terakhir yang lebih mengahrukan saya, ada Matsurah Syugra, wirid-nya Imam Hasan Al Banna.

Terima Kasih Tuan Putri, nanti Insya Allah, setiap saya membaca Matsurah itu, saya akan kirimkan salam melalui angin yang melintasi Selat Malaka, Moga-moga keridhoanNYA menyertai Tuan putri sekeluarga, moha -moga cahayanya bisa menerangi kehidupan Tuan Putri di Bangi sana….

Diterbitkan di: on Mei 24, 2009 at 4:33 am Komentar (61)

Sederhana aja koq

Tapi kemudian, hidup ini sebenarnya tidak serumit yang kita kira. Sederhana. Hidup ini simpel aja. Kalau mau jadi kiai, bawa taplak meja, habis sembahyang luangkan waktu lima menit di masjid untuk merem. Eksen-eksen sedikitlah, Simsalabim.Anda jadi almukarram sekarang.

Mau jadi ilmiah ? Gampang. hapalkan kalimat berikut ini: ” ambivalensi subjek yang diaplikasikan pada mekanisme sistem global ternyata simetris dan sinkron dengan substansi dan esensi paling pure dari filosofi yang rigid…”, Mantrakan keras-keras di forum-forum, mimbar-mimbar, dan di khutbah jumat.

Mau jadi anggota dewan yang terhormat? keciiil…, tukang ojek yang ada duit lebih pun bisa. Tak usah bikin poster, ngapain pake kartu nama. Tak usah bagi sarung, apalagi sumbang batu bata dan bola voli. Cukup anda bangun jam 6 subuh, terus hamburkan karung. Selesai.

Hidup ini gampang aja. mau terdepan pake yamaha. Mau bersemangat, minum kokakola. Mau pede pake aja reksona.

Sederhana aja koq. Yang penting hapalkan pancasila

Diterbitkan di: on Mei 21, 2009 at 3:46 am Komentar (17)