J
Jika ada orang yang lebih mengetahui agenda -agenda baik yang nampak maupun terselubung, dialah wartawan. Wartawan tahu berapa anggaran sebenarnya proyek yang sudah diguntingi pita itu. Ia tahu untuk apa sebenarnya tanah kosong yang menjadi sengketa itu. Ia tahu yang berdemo minta keadilan itu sebenarnya boneka atau betul rakyat. Ia tahu apa si kalem yang pendiam itu mengincar kursi apa. Ia tahu di daerah mana saja, ada bercak dan belang di tubuh bintang film tertentu. Ia bahkan juga tahu, presiden mana yang sudah dipesan oleh si paman sam…
Tapi mau jadi wartawan ini susahnya, ampun. Contoh saja, kau tahu sesuatu. Terus, atas “alasan-alasan tertentu” kau tidak bisa bebas aja bisa mempublikasikan. Sering kali alasan tertentu itu adalah stabilitas negara atau stabilitas daerah. Disinilah susahnya, kau bisa jadi hanya akan menyimpan berita itu jauh direlung hatimu dan hanya akan kau ocehkan jika kau sudah tertidur di ranjang RSJ.
Tapi waktu itu, tak ada lagi yang percaya kepadamu…