Wallahu A’lamu, dalam seperempat abad umur saya, tidak banyak novel yang telah saya baca. Diantaranya hanyalah Dibawah Lindungan Ka’bah, Ayat-Ayat Cinta, Rumah Tumbuh. Selain itu ada Davinci Code dan Benim adim kirmizy(My name Is Red), hasil pinjaman dari sobat gaul, sandi Firly, juga Jazirah Cinta yang katanya novel terbaik milenium ke-2 ini.
Tapi, diantara karya – karya besar itu, bagi saya, Novel Laskar pelangi dan kawan-kawannya itulah yang menjadi The Very most totally favourite book sepanjang masa. setiap saya membacanya, selalu ada yang baru dan berbeda. Terbuat dari apa tangannya si Andrea Ikal itu ? Bisa-bisanya bikin karya dalam begini.
setiap Metafora-metafora, ironi, hiperbola, dan deskripsi dari setiap karya Andrea sanggup melempar saya ke bangku kelas II SD untuk belajar lagi menulis, EYD, dan majas – majas tingkat dasar.
Diberkahi Tuhanlah Andrea itu. Anak siapa beliau itu ? Pastilah yang membesarkannya bukanlah ketua partai politik. Buktinya anaknya bisa bersinar luar biasa.
salam kenal. berkunjung nih, sambil baca dulu ya
Betul! aku sependapat dengan kamu
Novel Andrea semuanya sudah aku baca loh…..semuanya bagus!!!
waaaah jangan berlebihan..
wah, saya jadi tertarik mendengar judul novel baru di gudang bang sandi. pinjem lagi boleh nga ya. Kalau soal Andrea hinata…… he..he… saya belum pernah baca.
Andrea Hirata teladan terbaik buat Penulis Indonesia.
Terlepas dari serangkaian kebohongan yang sudah dilakukan AH, tema cerita LP memang bagus..
wah…, pernyataan mbak farah menarik tuh! Andrea telah melakukan kebohongan apa, mbak?
saya kok lebih suka Into The Wild (John Krakauer) ya.., dan filmnya yang digarap Sean Penns lagi saya tunggu-tunggu terbang ke indonesia-banjarmasin.
dan The Kite Runner; sayang filmya tak sedahsyat novelnya.
wah, aku malah jarang baca novel indonesia
*plak*
Yang nulis ini juga, anak siapa ya?? ada hubungan apa ya dgn Pendekar 212??
Baca teruuus bro.. jgn brenti kecuali bokek hihi
ya baca teruuuussss …